Pound Stabil Meski Laju Inflasi Inggris Semakin Jauh Dari Target BoE

Bonus Welcome Deposit FBS

Poundsterling relatif stabil dalam perdagangan hari ini (13/11), walaupun data ekonomi Inggris yang dirilis sejak awal pekan terus menerus menunjukkan kinerja yang mengecewakan. Setelah laporan ketenagakerjaan yang beragam pada hari Selasa, data inflasi periode Oktober yang dirilis tadi sore juga kompak memerah. GBP/USD nyaris flat di sekitar level 1.2840-an, karena antisipasi pasar menjelang pemilu Desember dan penyelesaian kemelut brexit dianggap lebih urgen daripada prospek BoE Rate Cut lantaran data-data ekonomi tersebut.

Laju Inflasi Inggris Semakin Jauh Dari Target BoE

UK Office for National Statistics (ONS) melaporkan bahwa Inggris mengalami deflasi dalam bulan Oktober 2019. Pertumbuhan Consumer Price Index (CPI) tercatat -0.2 persen (Month-over-Month). Laju inflasi tahunan mundur dari 1.7 persen menjadi 1.5 persen, jauh lebih buruk dibandingkan ekspektasi pasar yang dipatok pada 1.6 persen. Untunngnya, laju inflasi inti tahunan berhasil stabil pada level 1.7 persen (Year-on-Year).

Baik skor indeks inti maupun headline inflasi utama sama-sama menunjukkan tren menjauh dari target 2 persen yang ditentukan oleh bank sentral Inggris (Bank of England/BoE). Akan tetapi, para pakar meyakini BoE belum akan mengubah suku bunga dalam tahun ini. Paling cepat, BoE baru akan mengambil tindakan pada tahun 2020 apabila masalah brexit semakin berkepanjangan.

Baca Juga:   Data Sentimen Konsumen Naik Tipis, Dolar AS Menguat

“Angka inflasi harga konsumen bulan Oktober sudah diperkirakan Bank of England, sehingga mereka tak mungkin mengubah sikap dalam outlook suku bunga,” ujar Ruth Gregory dari Capital Economics, “Angka-angka ini memang sedikit mengubah pandangan kami bahwa inflasi bakal lebih lama berada di bawah (target) 2 persen dibandingkan di atasnya pada tahun 2020, dan jika brexit ditunda lebih lama, suku bunga akan dipangkas pada Mei 2020.”

Samuel Tombs dari Pantheon Macroeconomics mengamini pendapat tersebut. Katanya, “Ke depan, inflasi CPI nampaknya siap mengambang di sekitar 1.5 persen dalam enam bulan mendatang. Namun, pada paruh kedua 2020, kenaikan inflasi inti semestinya membantu mendorong headline inflasi kembali ke target 2 persen. Aksi kebijakan MPC selalu berdasarkan penilaiannya terhadap outlook inflasi jangka menengah… Selaras dengan itu, kami masih ragu kalau outlook jangka pendek yang relatif lesu untuk inflasi akan mendorong MPC untuk memangkas suku bunga BoE dalam waktu dekat.”

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply