Pound Unggul Pasca Pengumuman Kebijakan Bank Sentral

Afiliasi IB XM Broker

Pasangan mata uang GBP/USD meneruskan pendakian seusai pengumuman kebijakan bank sentral Inggris (BoE) malam ini, memanfaatkan peluang di tengah pelemahan USD yang dihantam oleh kabar melonjaknya jumlah pengangguran AS. Saat berita ditulis (26/3), GBP/USD telah menguat sekitar 1.4 persen ke kisaran 1.2050-an dan masih akan melanjutkan reli.

Pound Unggul Pasca Pengumuman Kebijakan Bank Sentral

Dalam pengumuman kebijakan moneter hari ini, BoE membiarkan suku bunga tetap pada 0.1 persen dan tak mengubah skala program Quantitative Easing. BoE telah melancarkan sejumlah perubahan kebijakan dadakan selama bulan ini, sehingga dirasa perlu untuk mengukur penyerapan pasar terhadap perubahan yang sudah dilakukan terlebih dahulu. Namun, mereka menegaskan tetap siap untuk bertindak lagi demi menanggulangi pengetatan kondisi keuangan yang dapat memperburuk outlook ekonomi.

“Para agen melaporkan bahwa kejatuhan dalam output telah semakin luas sejak rapat khusus MPC yang berakhir pada 10 Maret. Aktivitas jatuh dengan cepat di berbagai sektor karena kombinasi ketidakpastian ekonomi, disrupsi rantai pasokan, pembatasan perjalanan, dan pembatasan sosial. Banyak kontak mengalami masalah cashflow karena pendapatan jatuh dan merespons dengan mengurangi jam operasional serta jam kerja demi menghemat biaya… Dikarenakan kebijakan (lockdown) yang lebih ketat diumumkan pada 23 Maret, kemungkinan aktivitas ekonomi akan berkontraksi secara signifikan lebih lanjut pada April dan dalam kuartal II/2020 secara keseluruhan,” demikian bunyi pernyataan resmi BoE.

Baca Juga:   Outlook Mingguan GBPUSD : 2- 6 September

Keputusan BoE untuk tidak melakukan perubahan apa-apa ini sudah sesuai dengan ekspektasi pelaku pasar, sehingga tak menimbulkan gejolak besar di pasar keuangan. Sebaliknya, Pound justru menguat karena Greenback tengah ditekan oleh isu epidemi yang semakin menggila di negeri Paman Sam. Ke depan, arah kebijakan BoE diperkirakan masih cenderung longgar.

Paul Dales, ekonom Inggris di Capital Economics, menilai, “Gubernur Bailey menentang opsi nuklir berupa helicopter money. Tapi dengan defisit pemerintah siap untuk meledak sebesar sekitar 190 Miliar Pound tahun ini dan bank sudah berkomitmen untuk membeli aset 200 Miliar Pound, (maka) batasan antara kebijakan moneter dan fiskal sudah sangat buram.”

“Secara implisit, BoE tetap siap untuk meningkatkan laju atau ukuran pembelian obligasinya, jika yield melejit lagi,” kata Samuel Tombs dari Pantheon Macroeconomics, “QE akan ditingkatkan, jika kondisi keuangan memburuk lagi, dan MPC kemungkinan tidak akan menunggu hingga rapat berikutnya pada 7 Mei, jika dibutuhkan aksi lebih cepat.”

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply