Pounds Bergolak Karena Pengumuman BoE dan Berita Brexit

Bonus Welcome Deposit FBS

Poundsterling diperdagangan sangat volatile pada hari Kamis ini (7/2). Setelah sempat terbanting jatuh menyusul pengumuman bank sentral Inggris (Bank of England), Pounds meloncat akibat kabar positif terkait renegosiasi Brexit antara Inggris dan Uni Eropa. Saat berita ditulis, pasangan mata uang GBP/USD telah meningkat 0.15 persen ke kisaran 1.2950 kembali, tetapi posisinya belum stabil.

Pounds Bergolak Karena Pengumuman BoE dan Berita Brexit

Pasca rapat kebijakan moneter tadi sore, Bank of England memutuskan untuk mempertahankan suku bunga pada level 0.75 persen, sesuai ekspektasi. Namun, pelaku pasar menangkap nada dovish dari laporan proyeksi inflasi BoE.

BoE merevisi turun forecast GDP Inggris tahun 2019 dari 1.7 persen menjadi 1.2 persen dengan alasan “aktivitas ekonomi lebih lemah di luar negeri dan efek ketidakpastian Brexit yang lebih besar di dalam negeri”. Selain itu, pertumbuhan tahun 2020 juga direvisi turun dari 1.7 persen menjadi 1.5 persen. Proyeksi inflasi dalam dua tahun ke depan pun dipangkas dari 2.12 persen menjadi 2.07 persen.

“Ada banyak negativitas jangka pendek pada prediksi terbaru Bank of England, tetapi masih ada petunjuk sedikit bahwa mereka tetap ingin mengetatkan kebijakan lebih lanjut jika memungkinkan. Hal itu memberitahu kita bahwa kenaikan suku bunga pada tahun 2019 masih bisa terjadi, meskipun semua itu tergantung pada Brexit,” ujar James Smith, seorang ekonom dari ING Bank.

Baca Juga:   Greenback Turun Ke Posisi Terendah 9 Bulan Terhadap Mitra Kanada

Meningkatnya ketidakpastian terkait suku bunga BoE tersebut memaksa pelaku pasar mengevaluasi ulang prospek ekonomi Inggris. Namun, efek spontan dari pernyataan BoE mereda setelah merebak kabar baru terkait negosiasi Brexit antara Inggris dan Uni Eropa.

Seusai pertemuan PM Inggris Theresa May dan Presiden Komisi Eropa Jean-Claude Juncker, kedua pihak setuju untuk membuka kembali perundingan soal aturan Brexit. Tujuannya untuk mencapai suatu kesepakatan yang dapat memperoleh dukungan seluas-luasnya di Parlemen Inggris, sekaligus mengikuti panduan yang disetujui oleh European Council.

Kabar tersebut merupakan kemenangan baru bagi PM May, karena sebelumnya pihak Uni Eropa bersikeras menolak renegosiasi. Namun, masih belum diketahui mengenai apakah Uni Eropa akan bersedia memberikan konsesi tambahan terkait perbatasan Irlandia dan sejumlah masalah krusial lainnya.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply