Pounds Melonjak Setelah Jerman Lapangkan Jalan Untuk Brexit

Bonus Welcome Deposit FBS

Pada perdagangan hari Kamis ini (6/September), Poundsterling melanjutkan reli yang dimulainya kemarin. Pergerakan Cable masih didukung oleh kabar bahwa Jerman dan Inggris setuju melonggarkan tuntutan mereka pada sejumlah poin penting dalam negosiasi Brexit.

Saat berita ditulis menjelang akhir sesi Eropa, GBP/USD telah meningkat 0.20 persen ke 1.2930. Sementara itu, EUR/GBP tercatat -15 persen ke 0.8993, dan GBP/JPY bertahan stabil di sekitar 143.90.

Pounds Melonjak Setelah Jerman Lapangkan Jalan Untuk Brexit

Di pertengahan sesi New York kemarin, GBP/USD mengalami lonjakan nyaris satu persen dalam hitungan menit. Pergerakan tersebut dipicu oleh laporan bahwa Uni Eropa telah melunakkan tuntutannya bagi Inggris terkait hubungan perdagangan pasca Brexit, dan pimpinan negosiatornya kembali menyampaikan pesan positif.

Bloomberg menyatakan, “Pemerintah Jerman dan Inggris setuju menyisihkan tuntutan-tuntutan utama mereka mengenai Brexit, (sehingga) berpotensi melapangkan jalan bagi Uni Eropa dan Inggris untuk mencapai suatu kesepakatan”. Narasumber yang dikutip media juga menyiratkan bahwa Jerman akan bersedia menerima kesepakatan yang tak terlalu terperinci mengenai masa depan hubungan perdagangan Inggris dan Uni Eropa.

Baca Juga:   Emas Berjangka Yang Lebih Tinggi Pada Taruhan Stimulus Global

“Siapa yang butuh rincian Brexit! GBP menunjukkan betapa sensitifnya (mata uang) ini terhadap berita baik versus berita buruk. Boleh jadi (kenaikan GBP) tak berlangsung lama (seperti kenaikan GBP minggu lalu yang hanya berlangsung beberapa hari), tetapi pelemahan nilai tukarnya membuat GBP menjadi menarik (untuk dibeli),” ungkap Viraj Patel dari ING Bank NV.

Hari Kamis ini, pimpinan negosiator delegasi Uni Eropa, Michel Barnier, akan berjumpa lagi dengan pimpinan negosiator Inggris, Dominic Raab. Pelaku pasar masih harus waspada menghadapi kemungkinan pembalikan sentimen, karena komentar-komentar terkait masalah ini masih akan terus mempengaruhi Poundsterling selama kesepakatan final belum ditandatangani.

Neil Wilson, pimpinan analis pasar di Markets.com, mengungkapkan ada sejumlah poin penting yang perlu diketahui pasar mengenai lonjakan Poundsterling kali ini. Pertama, pernyataan Jerman tak bisa diartikan sebagai pandangan Uni Eropa (walaupun negeri itu memang merupakan negara terbesar di kawasan UE); Barnier dan PM Theresa May juga bisa menyampaikan komentar berbeda lagi.

Kedua, rumor semacam ini sudah sering didengar sebelumnya, dan pelaku pasar harus menyikapinya dengan hati-hati. Ada kemungkinan kalau kenaikan GBP kali ini bakal kehilangan energi dan kembali mundur dalam waktu singkat. Namun demikian, memang rumor ini mengindikasikan bahwa sebuah kesepakatan akan lebih mungkin tercapai dengan melunaknya beberapa pihak dalam negosiasi tersebut.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply