Pounds Menguat Tapi Ketidakpastian Brexit Masih Mengancam

Bonus Welcome Deposit FBS

Poundsterling terpantau naik 0.30 persne ke level 1.2849 versus Dolar AS pada pertengahan sesi Eropa hari Senin ini (26/November). Disetujuinya proposal kesepakatan Brexit secara resmi oleh para petinggi Uni Eropa pada akhir pekan lalu mendongkrak posisi Sterling. Namun demikian, analis memperingatkan bahwa proposal yang disusun oleh Perdana Menteri Theresa May itu kemungkinan menghadapi tantangan berat di parlemen Inggris, sehingga belum tentu lolos.

Pounds Menguat Tapi Ketidakpastian Brexit Masih Mengancam

Joseph Capurso, seorang pakar strategi di Commonwealth Bank of Australia, mengatakan, “Tekanan GBP akan bertahan dan volatilitas tetap tinggi dalam pekan ini. Halangan besar selanjutnya adalah (upaya agar) kesepakatan Brexit disetujui oleh House of Commons (Majelis Rendah Parlemen Inggris), dalam sebuah voting yang dijadwalkan digelar pada 10 Desember. Namun demikian, nampaknya Perdana Menteri Inggris Theresa May akan kesulitan mendapatkan suara mayoritas untuk menggolkannya di UK House of Commons.”

Sementara itu, Presiden Prancis Emmanuel Macron secara mengejutkan mengancam akan mengikat Inggris dalam wilayah pabean tunggal secara permanen, jika Inggris tak menyetujui tuntutan Prancis agar para nelayannya tetap dapat mengakses perairan Inggris.

Baca Juga:   BERITA SAHAM 26/07/2018 - INDONESIA-AMERIKA BERPELUANG BUKA AKSES PASAR TEKSTIL

Sebelumnya, Spanyol juga sudah mengancam akan memaksa Inggris memberikan konsesi atas wilayah Gibraltar yang mereka perebutkan selama ini. Jika tuntutannya tak dipenuhi, maka mereka siap untuk mem-veto upaya Inggris untuk keluar dari kesatuan Uni Eropa.

Ancaman Prancis dan Spanyol itu baru akan menghadang Poundsterling, seandainya proposal kali ini yang mengharuskan Inggris masuk dalam kesatuan pabean tunggal Uni Eropa setelah Brexit, dapat digolkan oleh PM May di Parlemen Inggris. Namun, pengetahuan mengenai ancaman tersebut, bisa menjadi argumen baru bagi oposisi May di Parlemen.

“GBP/USD (kemungkinan) akan statis hingga peta Parlemen menjadi lebih jelas, yang mana (kejelasan itu) belum akan muncul hingga voting pertama. Akan sangat sulit bagi Theresa May utnuk menggolkannya. Walaupun ia bisa, tetapi pemilu baru masih mungkin diadakan dalam beberapa bulan ke depan. Ketidakpastian politik Inggris nampaknya membayangi, sehingga akan membatasi Sterling untuk sementara ini,” ujar Neil Wilson, seorang analis dari Markets.com.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply