Poundsterling Ambruk Lagi Akibat Data PMI Konstruksi Februari 2019

Bonus Welcome Deposit FBS

Poundsterling sempat menguat pada awal sesi Eropa hari Senin ini (4/3), tetapi kemudian ambruk kembali ke kisaran 1.3185 terhadap Dolar AS setelah rilis data PMI Konstruksi Inggris. Masalahnya, sektor konstruksi mengalami perlambatan untuk pertama kalinya dalam hampir satu tahun terakhir, akibat ketidakpastian rencana keluarnya Inggris dari Uni Eropa (Brexit) yang berkepanjangan.

Poundsterling Ambruk Lagi Akibat Data PMI Konstruksi

Lembaga riset CIPS bersama Markit merilis laporan yang menunjukan penurunan Purchasing Managers’ Index (PMI) dari 50.6 menjadi 49.5 pada bulan Februari 2019. Itu merupakan angka terendah sejak Maret 2018, saat cuaca ekstrim dingin mengakibatkan ditundanya berbagai proyek konstruksi di negeri Ratu Elizabeth. Angka di bawah ambang 50 juga mengindikasikan kondisi kontraksi (perlambatan), yang jika berlangsung dalam jangka panjang maka bisa melahirkan resesi dalam sektor ini.

Pada Februari 2019, penundaan atas berbagai proyek gedung dan perumahan terjadi kembali di seantero Inggris; tetapi penyebabnya bukan cuaca, melainkan ketidakpastian Brexit. Tim Moore dari IHS Markit mengungkapkan, “Sektor konstruksi Inggris mengalami penurunan selama Februari, karena kekhawatiran (yang berhubungan dengan) Brexit meningkat dan klien-klien memilih untuk menunda pembuatan keputusan mengenai proyek-proyek (pembangunan) gedung.”

Baca Juga:   EUR / USD Masih Lebih Rendah Setelah Data Pekerjaan AS

Masyarakat cenderung menunda pindah kantor atau pembelian rumah baru, lantaran belum jelasnya aturan perundangan bagi warga asing yang tinggal di Inggris. Selain itu, pengiriman bahan-bahan bangunan juga mengalami penundaan karena banyak perusahaan manufaktur tengah menimbun persediaan material untuk berjaga-jaga kalau Brexit mengakibatkan kesulitan impor. Semua ini mengakibatkan kemerosotan proyek yang berimbas panjang, termasuk pada rekrutmen pegawai.

Sektor konstruksi berkontribusi pada 6 persen dari total Gross Domestic Product (GDP) Inggris. Pasang-surut dalam sektor ini bisa berdampak besar terhadap berbagai sektor lain. Apalagi, baru-baru ini Nationwide Building Society (NBS) melaporkan bahwa harga perumahan nyaris tak mengalami kenaikan sama sekali dalam beberapa bulan terakhir.

Terlepas dari itu, laporan PMI Konstruksi kali ini bersumber dari hasil survei yang dilakukan pada pertengahan Februari, atau tepatnya sebelum Perdana Menteri Theresa May membuka opsi penundaan Brexit. Sentimen masyarakat bisa jadi sudah akan berubah lagi secara signifikan pada hasil PMI Konstruksi berikutnya.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply