Poundsterling Melejit Berkat Disetujuinya Draft Awal Kesepakatan Brexit

Bonus Welcome Deposit FBS

Poundsterling menguat drastis setinggi 0.67 persen ke level 1.2864 versus Dolar AS pada pertengahan sesi Eropa hari Kamis ini (22/November), setelah Presiden European Council, Donald Tusk, mengirim tweet berisi sebuah kabar mengejutkan terkait negosiasi Brexit antara Inggris dan Uni Eropa.

Sterling juga melesat kuat terhadap Euro dan Yen. Saat berita ditulis, pasangan mata uang EUR/GBP melorot 0.35 persen ke level 0.8874, sementara GBP/JPY melonjak 0.60 persen ke kisaran 145.30.

Poundsterling Melejit Berkat Disetujuinya Draft Awal Kesepakatan Brexit

Dalam cuitannya di Twitter, Donald Tusk mengungkapkan, “Saya baru saja mengirim draft deklarasi politik mengenai hubungan masa depan antara Uni Eropa dan Inggris ke EUR27 (27 negara anggota Uni Eropa selain Inggris -red). Presiden Komisi telah menginformasikan pada saya bahwa (draft) itu sudah disetujui oleh para negosiator dan disepakati pada level politik, berdasarkan dukungan para pemimpin (negara anggota terkait).”

Menurut Bloomberg, teks draft tersebut menyebutkan bahwa Uni Eropa dan Inggris akan berkomitment untuk membangun kerjasa pabean dan membangun sebuah “teritori pabean tunggal”. Uni Eropa akan menghormati kebijakan perdagangan Inggris, dan masa transisi dapat diperpanjang hingga “satu atau dua tahun”.

Baca Juga:   Pound Jatuh Ke Posisi Terendah Hari Ini Pada Data Inflasi Inggris

Keberadaan draft tersebut memungkinkan untuk digelarnya pertemuan tingkat tinggi Uni Eropa (European Council Summit) pada hari Minggu besok. Pada kesempatan itu, para pemimpin negara anggota Uni Eropa akan diminta untuk menandatangani kesepakatan itu secara resmi.

Menurut Matthew Ryan dari Ebury, “Teks draft Brexit memastikan tak ada tarif perdagangan, masa transisi bisa diperpanjang hingga satu atau dua tahun, solusi berteknologi tinggi bisa dipertimbangkan untuk perbatasan Irlandia. Semuanya kabar baik untuk GBP.”

Terlepas dari itu, bukan berarti ketidakpastian soal Brexit sudah sirna. Draft proposal tersebut tak menyebut soal Gibraltar sama sekali, dan belum diketahui bagaimana Spanyol akan bereaksi menghadapinya. Pasalnya, kemarin Perdana Menteri Spanyol telah menyatakan akan menolak proposal Brexit bila masalah Gibraltar tak diberi solusi memuaskan.

Selain itu, Perdana Menteri Theresa May juga dijadwalkan akan menyampaikan rincian soal pencapaian ini di hadapan Parlemen Inggris dalam beberapa jam ke depan. Reaksi para anggota parlemen akan ikut dipantau oleh pasar, karena berpengaruh pada stabilitas kedudukan PM May serta situasi politik di London.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply