Poundsterling Menguat Pasca Rilis PMI Konstruksi dan Putusan ECJ

Bonus Welcome Deposit FBS

Poundsterling mencetak rekor kenaikan nyaris 1 persen ke kisaran 1.2830 terhadap Dolar AS pada perdagangan sesi Eropa hari Selasa ini (4/Desember), setelah data PMI Konstruksi dirilis lebih cemerlang dibandingkan ekpektasi awal, dan keputusan pengadilan Eropa bahwa Inggris bisa membatalkan Brexit secara sepihak. Pounds juga menguat terhadap Euro, dengan EUR/GBP menurun 0.26 persen ke level 0.8897.

Poundsterling Menguat Pasca Rilis PMI Konstruksi

Purchasing Managers Index (PMI) sektor Konstruksi di Inggris mengalami kenaikan dari 53.2 menjadi 53.4 pada bulan November, lebih baik dibandingkan perkiraan awal yang mengestimasikan penurunan ke level 52.5. Kabar ini turut memperkuat Sterling, beberapa jam seusai putusan pengadilan Eropa (European Court of Justice/ECJ).

EU Advocate General menyampakan pada ECJ bahwa Inggris dapat membatalkan rencana untuk keluar dari Uni Eropa dan menarik kembali Article 50 sebelum deadline pada tanggal 29 Maret. Keputusan yang tak mengikat secara hukum tersebut disampaikan atas permintaan dari sekelompok anggota parlemen Inggris yang menentang Brexit, sehingga diperkirakan akan membuat perlawanan terhadap proposal Brexit yang diajukan oleh PM Theresa May makin sengit dalam bulan Desember.

Baca Juga:   Dolar Jatuh Fed Mengatakan Stimulus Untuk Tinggal Di Tempat Untuk Saat Ini

Secara teoritis, di tengah ketidakpastian Brexit, maka kabar apapun yang mensinyalkan Brexit akan berlangsung makin lancar atau sebaliknya, takkan ada Brexit, adalah positif bagi Poundsterling. Walaupun, realitanya boleh jadi tak semudah itu.

Di sisi lain, dalam testimoninya di Parlemen, Gubernur Bank of England (BoE) Mark Carney mengungkapkan bahwa nilai tukar Sterling saat ini belum memperhitungkan kemungkinan Inggris keluar dari Uni Eropa secara berantakan. Memang kurs Poundsterling nampak volatile, tetapi belum ada pergerakan yang cukup dramatis. Dalam kesempatan tersebut, Carney juga menyatakan bahwa ia bisa “tidur nyenyak” kaena yakin kalau sektor finansial cukup kuat untuk menghadapi skenario Brexit yang seperti apapun.

Dalam perdagangan sesi New York hari ini, tak ada jadwal rilis data ekonomi berdampak besar. Namun, pidato anggota rapat kebijakan moneter AS (FOMC) Williams dapat mempengaruhi sentimen atas Dolar AS, hingga berdampak pada pasangan-pasangan mata uang mayor seperti GBP/USD. Hal ini patut untuk diperhatikan, karena aksi jual atas Dolar AS hari ini termasuk penyebab sampingan yang mendorong pesatnya penguatan Sterling.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply