Prinsip Dasar Investasi Syariah

Bonus Welcome Deposit FBS

Keyakinan Islam bagi pemeluknya bukan hanya sekedar agama yang mengajarkan ritual dalam hubungan antara Sang Pencipta dengan makhluknya, melainkan juga jalan dan tata cara hidup dalam semua aspek kehidupan. Tentang aturan hidup dalam koridor syariat Islam semua telah tertulis di dalam kitab suci Al Qur’an, termasuk cara mencari nafkah dengan jalan investasi. Dalam menjalankan bisnis, pemeluk agama Islam harus memperhatikan kaidah-kaidah agama agar tidak bertentangan dengan syariat sehingga harta yang didapatkannya bebas dari unsur haram atau syubhat. Prinsip dasar investasi syariah harus benar-benar diterapkan oleh para pebisnis muslim, karena dalam keyakinan Islam semua hal harus dipertanggungjawabkan kelak di hari pengadilan.

Apa Itu Investasi Syariah ?

investasi syariah

Sebelum menguraikan tentang prinsip dasar investasi syariah, kita harus mengerti terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan investasi. Secara  awam, investasi adalah kegiatan untuk memperoleh pendapatan atau menambah nilai investasi dengan cara menanamkan dana dalam jumlah tertentu pada sebuah atau lebih bisnis atau aset. Sementara syariah dapat diterjemahkan sebagai jalan yang lurus, makna yang lebih jauh lagi adalah peraturan atau perundangan yang memuat aturan tentang hubungan antar manusia dengan Sang Pencipta, juga hubungan antara manusia dan manusia. Tujuan keberadaan syariah adalah agar manusia hidup dengan aturan dari Tuhan sehingga mengukuhkan kedudukannya sebagai makhluk tertinggi di antara ciptaan Tuhan yang lain.

Segala kegiatan yang dilakukan seorang pemeluk Islam harus berdasarkan koridor syariah dengan batasan-batasan halal dan haram serta kebaikan dan keburukan. Konsekuensi manusia atas perbuatan yang dipilihnya untuk dikerjakan adalah balasan yang akan didapatkannya di dunia dan di akhirat. Keyakinan tentang adanya kehidupan lain yang akan dijalani setelah kematian inilah yang membuat para penganut Islam mempercayai segala perbuatan akan mendapat pertanggungjawaban yang sebanding.

Baca Juga:   Apa Itu Akun Micro, Akun Mini, Akun Standard pada Forex Trading ?

Al Quran dan As Sunnah adalah dua sumber hukum Islam yang merupakan petunjuk dalam pengamalan syariah dalam kehidupan. Jadi, berdasarkan hukum Islam, pengertian investasi syariah adalah aktivitas penempatan dana yang tidak mengandung perbuatan “maysir”, “gharar”, dan “riba” pada sebuah aset atau lebih. Selain itu harus dipatuhi pula peraturan-peraturan yang telah ditetapkan oleh fiqih tentang muamalah dan dimufakati juga diawasi oleh dewan pengawas syariah.

Sebagai negara dengan jumlah penganut agama Islam yang terbanyak di dunia, industri perbankan dan investasi syariah berkembang dengan pesat di Indonesia. Selain itu berkembang pula pasar modal syariah, yaitu sistem investasi yang berdasarkan prinsip dasar syariah pada sektor pasar modal di tanah air. Hal ini tentu menjadi hal yang menggembirakan bagi para investor muslim karena dapat menampung kebutuhan umat muslim di Indonesia yang ingin menanamkan modal pada komoditi pasar modal tetapi yang sesuai dengan syariah Islam. Dengan demikian masyarakat diharapkan semakin bersemangat dalam melakukan investasik karena dapat memilih alternatif investasi yang paling sesuai baginya.

Prinsip Dasar Investasi Syariah di Pasar Modal Indonesia

Dalam fiqih modern, telah ditetapkan beberapa dasar kaidah Islam di pasar modal, baik aturan untuk emiten ataupun transaksi perdagangan pada pasar modal dan bursa efek. Aturan dasar dalam pasar modal syariah dan bursa efek adalah, prinsip ibadah dan pengabdian, aktivitas perdagangan dilakukan dengan tujuan yang bermanfaat dan halal juga dengan cara yang baik, seperti menghindari riba dan spekulasi, juga tidak boleh mengakibatkan bahaya atau madharat.

Prinsip dasar investasi syariah yang telah diuraikan tersebut mengacu kepada Al Qur’an dan As Sunnah sebagai sumber hukum Islam umat muslim. Islam melarang praktek riba secara total. Oleh sebab itu, investasi atau layanan perbankan secara syariah tidak menerapkan tarif bunga seperti yang diterapkan perbankan konvensional karena tarif bunga yang ditetapkan di awal bisa saja memberatkan salah satu atau kedua belah pihak. Hal ini tidak dibenarkan dalam syariah Islam karena dianggap sebagai praktek riba.

Baca Juga:   Arti Forex

Sebaliknya, investasi syariah lebih menekankan kepada profit sharing atau bagi hasil. Artinya, keuntungan yang diperoleh dari investasi tersebut dibagi sesuai proporsi masing-masing. Dengan kata lain, keuntungan maupun kerugian ditanggung bersama oleh kedua belah pihak, sehingga tidak ada pihak yang terbebani. Contoh Produk Investasi dengan prinsip dasar investasi syariah adalah sebagai berikut:

  • Investasi pada aset yang riil atau investasi pada aktiva yang bentuknya dapat dilihat secara fisik seperti perhiasan (emas, perak, intan, berlian, giok, permata, dan lain-lain), benda seni (lukisan dan patung), properti (tanah, rumah, ruko, toko, real estate, dan sebagainya)
  • Investasi sekuritas atau surat-surat berharga yang merupakan bukti klaim atas suatu aset seperti deposito dan saham. Untuk melakukan investasi pada bentuk sekuritas Anda dapat memilih dua cara yaitu investasi langsung dan tidak langsung.

– Pada investasi saham maka Anda sebagai pemilik sekuritas tersebut dapat mengambil bagian dalam menentukan kebijakan yang juga berdampak pada investasi surat berharga yang Anda miliki. Inilah yang disebut investasi langsung.

– Pada investasi produk keuangan reksadana, investor bisa mewakilkan pengelolaan surat berharga tersebut kepada suatu lembaga atau instansi yang menangani investasi sejumlah investor untuk mendapatkan profit bagi para nasabahnya. Investasi ini disebut sebagai investasi tidak langsung.

Kegiatan Perdagangan Yang Diharamkan

Menurut prinsip dasar investasi syariah, ada kegiatan perniagaan yang diharamkan sesuai dengan ketentuan dalam fiqih.

  • Haram karena sifat barang yang diperdagangkan

Tidak diperbolehkan melakukan transaksi perdagangan dengan produk yang mengandung benda-benda yang diharamkan, yaitu babi, alkohol atau khamr, darah, dan bangkai binatang.

  • Haram karena cara perniagaan
Baca Juga:   Pengaruh Data Retail Sales Pada Pasar Forex Trading

Walaupun produk yang menjadi komoditas perdagangan adalah barang yang halal, tetapi kegiatan muamalah bisa menjadi haram karena unsur tadlis, riba’, taghrir (gharar), ikhtikar dan bay najash.

  • Keharaman karena akad yang tidak sah

Perniagaan yang harus kita hindari adalah transaksi yang tidak sah akadnya sehingga diharamkan, padahal akad atau perjanjian tersebut adalah dasar atas transaksi. Akad yang tidak sah tersebut adalah ta’aluq dan terjadi akad dengan pelaku, waktu, dan produknya sama.

Dalam melakukan investasi, baik investasi secara umum ataupun investasi dengan prinsip dasar investasi syariah, ada beberapa hal yang perlu menjadi dasar pertimbangan Anda, yaitu,tujuan investasi, jangka waktu investasi, resiko investasi, likuiditas, dan pajak. Investasi yang Anda lakukan jelas bertujuan untuk mendapatkan keuntungan di masa yang akan datang dan meminimalkan tekanan infasi. Jika telah mengetahui tujuan investasi maka Anda dapat menentukan akan berinvestasi dalam jangka waktu panjang atau pendek.

Setiap investor harus selalu menyadari bahwa selain kemungkinan mendapatkan keuntungan, bisa juga terjadi kerugian sehingga yang bersangkutan dapat mempersiapkan diri atas segala resiko yang mungkin terjadi. Tujuan investasi dapat menjadi pilihan bagi likuiditas investasi yang Anda pilih. Jika tujuan investasi adalah jangka panjang, maka profit yang Anda dapatkan tidak perlu terlalu likuid atau mudah dicairkan. Sebelum melakukan investasi Anda disarankan untuk memperhitungkan besar kecilnya pajak yang akan dikenakan sehingga Anda dapat memprediksi laba bersih setelah dipotong pajak. Dengan beragamnya produk keuangan yang telah menerapkan prinsip dasar investasi syariah, Anda tinggal memilih investasi yang paling sesuai bagi Anda.

Silahkan beri penilaian pada artikel ini:

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (1 votes, average: 5.00 out of 5)
Loading...
Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply