RBA Tak Pangkas Suku Bunga, AUD/USD Menguat Pesat

Bonus Welcome Deposit FBS

Pasangan mata uang AUD/USD melonjak lebih dari 0.7 persen hingga mencetak level tertinggi harian pada 0.7048, seusai pengumuman hasil rapat kebijakan bank sentral Australia hari ini (7/5). Keputusan bank sentral Australia (Reserve Bank of Australia/RBA) untuk membiarkan suku bunga tetap 1.5 persen dianggap sebagai sinyal bullish jangka pendek bagi Aussie. Namun, sebagian analis masih memperkirakan RBA akan memangkas suku bunga dalam beberapa bulan ke depan.

RBA Tak Pangkas Suku Bunga AUD/USD Menguat Pesat

Dalam pernyataan resminya, RBA mengutarakan optimismenya bahwa inflasi dan pertumbuhan Australia akan tetap melaju, karena tingkat pengangguran masih terus menurun. Akan tetapi, sinyalemen tersebut malah membangkitkan keyakinan sebagian pelaku pasar bahwa meski RBA tak merubah suku bunga untuk sementara ini, tetapi mereka bakal memangkasnya pada awal tahun ini atau akhir tahun depan. Selain itu, para pakar juga beralih mengkritisi laporan ketenagakerjaan Australia.

Sally Tindall dari Ratecity.com.au mengungkapkan, “Australia tidak mendapatkan pemangkasan suku bunga hari ini, tetapi probabilitasnya belum sepenuhnya terhapuskan. Berdasarkan pernyataan hari ini dari Philip Lowe (Gubernur RBA), kemungkinan mereka akan menahan suku bunga hingga mereka menyaksikan tren yang lebih konsisten dalam ketenagakerjaan dan inflasi.”

Baca Juga:   Outlook Mingguan USD / CAD : 4 - 08 Agustus 2014

Sementara itu, para analis dari Capital Economics yang sebelumnya memperkirakan RBA akan memangkas suku bunga, kini menilai kalau bank sentral tersebut kelewat optimistis. Apalagi, RBA hanya memangkas proyeksi pertumbuhan Australia tahun ini dari 3 persen menjadi 2.75 persen. Katanya, “Kami jauh lebih pesimistis mengenai outlook pertumbuhan GDP, pasar tenaga kerja, dan inflasi, daripada RBA, karena kami memperkirakan inflasi dasar tetap berada di bawah kisaran 2-3 persen yang menjadi target RBA. Intinya, kami masih memperkirakan suku bunga akan dipangkas dalam beberapa bulan ke depan.”

Para pelaku pasar mengamini berbagai prediksi tersebut. Sebagaimana dicatat oleh David Cottle dari DailyFX, pasar futures masih memperkirakan akan dilakukannya satu atau bahkan dua kali pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin oleh RBA dalam tempo 18 bulan yang akan datang. Walaupun, perkiraan tersebut bisa jadi berubah sesuai dengan data-data yang akan dirilis dalam jangka pendek.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply