RBNZ Diprediksi Bakal Dovish, Dolar New Zealand Tertekan

Bonus Welcome Deposit FBS

Dolar New Zealand diperdagangkan dalam kisaran sangat terbatas pada hari Selasa ini (12/2), menjelang pengumuman kebijakan bank sentral New Zealand (Reserve Bank of New Zealand) pada hari Rabu besok. Saat berita ditulis menjelang pembukaan sesi New York, pasangan mata uang NZD/USD bergerak dekat level pembukaan di kisaran 0.6736. Pasangan AUD/NZD juga menguat sekitar 0.4 persen ke kisaran 1.052.

RBNZ Diprediksi Bakal Dovish

Pekan lalu, Dolar Australia telah merosot drastis karena gubernur bank sentralnya memperingatkan bahwa mereka bisa jadi memangkas suku bunga dalam tahun ini. Namun, bank sentral New Zealand diperkirakan bakal mengambil sikap yang sama, atau bahkan lebih dovish ketimbang bank sentral Australia. Masalahnya, suku bunga New Zealand telah berada pada rekor terendah selama lebih dari dua tahun terakhir, tetapi laju inflasi tetap lesu.

Jumlah pengangguran meningkat tajam selama kuartal terakhir tahun 2018 di New Zealand. Sementara itu, pertumbuhan ekonomi jatuh ke laju paling lambat dalam tiga tahun terakhir. Laju GDP hanya naik 2.6 persen pada kuartal II/2018, setelah mencapai 3.2% pada kuartal II/2018.

Baca Juga:   EUR / USD Memegang Stabil , Dekat Tertinggi 5 - Minggu

“Kami mengekspektasikan RBNZ untuk bersikap lebih dovish daripada RBA dan menekankan besarnya ‘risiko penurunan’ pada hari Rabu,” ujar Annette Beacher, pimpinan pakar startegi makro Asia Pasifik di TD Securities. Lanjutnya, “Orr (Gubernur RBNZ) bisa jadi akan mengingkatkan pasar bahwa pengukuran inflais paling inti tetap berada di bawah 2 persen dan pertumbuhan gaji masih lesu meski ada laporan bahwa tenaga kerja sulit didapat.”

Konsensus pasar sementara menyebutkan bahwa bank sentral New Zealand bakal membiarkan suku bunga tetap 1.75 persen pada pengumuman pasca rapat kebijakanya besok. Apabila benar demikian, maka pelaku pasar akan mencari indikasi dovish dari pernyataan kebijakan dan forecast ekonomi RBNZ yang dirilis setelahnya.

“Kami mengekspektasikan RBNZ akan mempertahankan suku bunga pada 1.75 persen, serta proyeksi laju suku bunga yang dirilis (setelahnya) untuk kemungkinan menunda kenaikan dan bagi Gubernur Orr untuk tak menghapus prospek pemangkasan suku bunga,” kata Jane Turner, seorang ekonom di ASB Bank yang berpusat di New Zealand.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply