Reli NZD Berkat Data Neraca Dagang, Tertahan Oleh Kasus Huawei

Bonus Welcome Deposit FBS

Pasangan mata uang NZD/USD melejit lebih dari 0.40 persen pada sesi Asia hingga mencapai level tertinggi sekitar 0.6862, setelah data Neraca Perdagangan New Zealand menunjukkan kenaikan surplus melampaui ekspektasi. Namun demikian, reli NZD diekspektasikan hanya akan berlangsung sementara dikarenakan masih berlanjutnya ketidakpastian terkait upaya negosiasi perdagangan antara Amerika Serikat dan Cina.

Reli NZD Berkat Data Neraca Dagang

Tadi pagi, Statistics New Zealand mengumumkan raihan surplus neraca perdagangan sebesar 264 Juta Dolar (Month-over-Month), setelah sebelumnya mencatat defisit selama enam bulan beruntun. Surplus tersebut juga jauh lebih tinggi dibandingkan perkiraan awal yang memproyeksikan surplus hanya sampai 225 Juta saja, walaupun neraca perdagangan dalam basis Year-on-Year masih tercatat defisit 5,860 Juta Dolar.

Kabar itu memperkuat NZD selama sesi Asia. Namun, memasuki sesi Eropa, reli mata uang ini terhenti dan NZD/USD mulai melandai kembali. Hal itu berhubungan dengan beredarnya kabar bahwa Departemen Kehakiman AS telah mengirim tuntutan pidana bagi Huawei Technologies, salah satu perusahaan teknologi terbesar di Cina.

Tuntutan pidana oleh AS dijatuhkan atas CFO Huawei dan dua afiliasinya atas tuduhan penipuan bank untuk melanggar sanksi AS terhadap Iran dan pencurian sebuah teknologi dari T-Mobile yang berbasis di AS. Menanggapi tuntutan itu, pihak Huawei menepis tuduhan dan menyuarakan penyesalan atas diabaikannya penjelasan mereka, sedangkan Cina menegaskan akan melindungi kepentingan korporasinya di luar negeri.

Baca Juga:   Outlook Mingguan USD / CAD : 16 - 20 Februari 2015

Situasi ini mengemuka tepat menjelang jadwal pertemuan Wakil Perdana Menteri Cina Liu He dengan Perwakilan Dagang AS Robert Lighthizer untuk melanjutkan negosiasi perdagangan pada hari Rabu besok, dan hanya selang beberapa hari setelah Presiden AS Donald Trump menegaskan optimismenya terhadap perundingan tersebut. Akibatnya, menyusul kabar menggemparkan tersebut, Yen Jepang menguat sehubungan dengan fungsinya sebagai mata uang Safe Haven. Di sisi lain, AUD/USD langsung tumbang dan reli NZD/USD tertahan.

Saat berita ditulis, Yen masih kokoh dan AUD/USD telah pulih kembali berkat sokongan komentar salah satu pejabat bank sentralnya yang hawkish. Sebaliknya, Kiwi mulai melandai ke level 0.6849 karena absensi dukungan data ekonomi lainnya dan masih berlanjutnya ketidakpastian soal negosiasi AS-China.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply