Saham Indonesia Lebih Rendah Pada Penutupan Perdagangan, BEI Composite Index Turun 0,44%

Bonus Welcome Deposit FBS

Saham Indonesia lebih rendah setelah penutupan pada hari Senin, sebagai kerugian di Industri Dasar, sektor Pertambangan dan properti memimpin saham lebih rendah. Pada penutupan di Jakarta, Composite Index BEI turun 0,44% untuk memukul 1-bulan rendah baru.

Para pemain terbaik dari sesi pada Composite Index BEI yang Lotte Chemical Titan Tbk (JK: FPNI), yang naik 17,57% atau 13 poin untuk perdagangan di 87 pada penutupan. Sementara itu, Bukit Darmo Property Tbk (JK: BKDP) menambahkan 15,38% atau 12 poin menjadi berakhir pada 90 dan Electronic City Indonesia Tbk (JK: ECII) naik 14,60% atau 100 poin menjadi 785 pada akhir perdagangan.

Para pemain terburuk sesi yang Bank Ina Perdana Tbk (JK: BINA), yang jatuh 10,00% atau 29 poin untuk perdagangan di 261 pada penutupan. Saratoga Investama Sedaya (JK: SRTG) menurun 9,93% atau 420 poin menjadi berakhir pada 3810 dan Express Transindo Utama Tbk (JK: TAXI) turun 9,91% atau 11 poin ke 100.

Jatuh kalah jumlah saham yang maju di Bursa Efek Jakarta oleh 207-92 dan 24 berakhir tidak berubah. Saham in ekspres Transindo Utama Tbk (JK: TAXI) jatuh ke posisi terendah semua waktu; jatuh 9,91% atau 11-100.

Baca Juga:   BERITA SAHAM SENIN 08/07/2019 - PASAR CLOUD COMPUTING CHINA CAPAI US$14 MILIAR

Minyak mentah untuk pengiriman Januari turun 0,77% atau 0,28 ke $ 35,34 per barel. Di tempat lain dalam perdagangan komoditas, minyak Brent untuk pengiriman Februari turun 0,94% atau 0,36 untuk memukul $ 37,96 per barel, sementara kontrak emas Februari turun 0,74% atau 8,00 diperdagangkan pada $ 1.067,70 per troy ounce.

USD / IDR turun 0,01% ke 14.168,0, sementara AUD / IDR naik 0,32% ke 10.066,95. Indeks Dollar AS naik 0,29% pada 97,89.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply