Saham Indonesia Lebih Rendah Pada Penutupan Perdagangan, IHSG Turun 0,06%

Bonus Welcome Deposit FBS

Saham Indonesia lebih rendah setelah penutupan pada hari Senin, sebagai kerugian dalam Properti, sektor Industri Dasar dan Perdagangan dipimpin saham lebih rendah. Pada penutupan di Jakarta, IHSG BEI kehilangan 0,06%.

Penampil terbaik dari sesi pada IHSG yang Wicaksana Overseas International (JK: WICO), yang naik 33,87% atau 21 poin untuk perdagangan di 83 pada penutupan. Sementara itu, Saraswati Griya Lestari Tbk (JK: hotl) menambahkan 24,14% atau 35 poin menjadi berakhir pada 180 dan Radana Bhaskara Finance Tbk (JK: HDFA) naik 23,81% atau 50 poin ke 260 pada akhir perdagangan.

Para pemain terburuk dari sesi yang Indofarma Tbk (JK: INAF), yang jatuh 25,00% atau 850 poin untuk perdagangan di 2550 pada penutupan. Sumi Indo Kabel Tbk (JK: IKBI) turun 23,84% atau 82,00 poin menjadi berakhir pada 262,00 dan Mulia Industrindo Tbk (JK: MLIA) turun 23,60% atau 131 poin ke 424.

Jatuh kalah jumlah saham memajukan orang-orang di Bursa Efek Jakarta dengan 173-129 dan 107 berakhir tidak berubah.

Saham Wicaksana Overseas International (JK: WICO) naik ke tertinggi 52-minggu; memperoleh 33,87% atau 21 ke 83. Saham Mulia Industrindo Tbk (JK: MLIA) jatuh ke 3-tahun terendah; turun 23,60% atau 131-424.

Minyak mentah untuk pengiriman Maret turun 1,18% atau 0,63 ke $ 52,59 per barel. Di tempat lain dalam perdagangan komoditas, minyak Brent untuk pengiriman Maret turun 0,97% atau 0,54 untuk memukul $ 54,95 per barel, sedangkan Februari kontrak emas naik 0,63% atau 7,60 diperdagangkan pada $ 1.212,50 per troy ounce.

USD / IDR turun 0,29% ke 13.360,5, sementara AUD / IDR turun 0,73% ke 10.045,25. Indeks Dolar AS turun 0,46% di 100,31.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini

Leave a Reply