Saham Indonesia Lebih Rendah Pada Penutupan Perdagangan, IHSG Turun 0,53%

Bonus Welcome Deposit FBS

Saham Indonesia lebih rendah setelah penutupan pada Selasa, karena kerugian di Industri Dasar, sektor Perdagangan dan Infrastruktur dipimpin saham lebih rendah. Pada penutupan di Jakarta, IHSG BEI kehilangan 0,53%.

Penampil terbaik dari sesi pada IHSG yang Arita Prima Indonesia Tbk (JK: apii), yang naik 25,26% atau 48 poin untuk perdagangan di 238 pada penutupan. Sementara itu, Capitol Nusantara Indonesia (JK: CANI) menambahkan 21,43% atau 120 poin menjadi berakhir pada 680 dan Millennium Pharmacon International (JK: SDPC) naik 19,44% atau 21 poin ke 129 pada akhir perdagangan.

Para pemain terburuk dari sesi yang Sigmagold Inti Perkasa Tbk (JK: TMPI), yang jatuh 23,53% atau 28 poin untuk perdagangan di 91 pada penutupan. Mas Murni Indonesia Tbk (JK: MAMI) menurun 22,58% atau 21,00 poin menjadi berakhir pada 72,00 dan Intermedia Capital Tbk (JK: mdia) turun 14,81% atau 400 poin ke 2.300.

Jatuh kalah jumlah saham memajukan orang-orang di Bursa Efek Jakarta dengan 198-123 dan 106 berakhir tidak berubah.

Baca Juga:   Saham Jepang Lebih Rendah Pada Penutupan Perdagangan, Nikkei 225 Turun 0,39%

Saham Millennium Pharmacon International (JK: SDPC) naik ke 3-tahun tertinggi; up 19,44% atau 21-129.

Minyak mentah untuk pengiriman Maret naik 0,76% atau 0,40 ke $ 53,33 per barel. Di tempat lain dalam perdagangan komoditas, minyak Brent untuk pengiriman April naik 0,88% atau 0,49 untuk memukul $ 56,08 per barel, sementara kontrak April Emas Berjangka naik 0,33% atau 4,05 diperdagangkan pada $ 1.229,85 per troy ounce.

USD / IDR turun 0,12% ke 13.314,0, sementara AUD / IDR naik 0,43% ke 10.271,50. Index Dolar AS berjangka turun 0,08% di 100,92.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply