Saham Indonesia Lebih Rendah Pada Penutupan Perdagangan, IHSG Turun 0,58%

Bonus Welcome Deposit FBS

Saham Indonesia lebih rendah setelah penutupan pada Rabu, karena kerugian dalam Properti, Infrastruktur dan sektor Aneka Industri dipimpin saham lebih rendah. Pada penutupan di Jakarta, IHSG BEI turun 0,58%.

Penampil terbaik dari sesi pada IHSG yang SMR Utama Tbk (JK: SMRU), yang naik 24,18% atau 74 poin untuk perdagangan di 380 pada penutupan. Sementara itu, Pelat Timah Nusantara Tbk (JK: NIKL) menambahkan 19,47% atau 370 poin menjadi berakhir pada 2270 dan Asuransi Harta Aman Pratama (JK: AHAP) naik 12,07% atau 21 poin ke 195 pada akhir perdagangan.

Para pemain terburuk dari sesi yang Pudjiadi & Sons Tbk (JK: PNSE), yang jatuh 10,00% atau 95 poin untuk perdagangan di 855 pada penutupan. Island Concepts Indonesia Tbk (JK: ICON) turun 10,00% atau 40 poin menjadi berakhir pada 360 dan Duta Intidaya Tbk PT (JK: DAYA) turun 9,91% atau 22 poin ke 200.

Jatuh kalah jumlah saham memajukan orang-orang di Bursa Efek Jakarta dengan 199-103 dan 101 berakhir tidak berubah.

Baca Juga:   Saham Taiwan Lebih Tinggi Pada Penutupan Perdagangan, Taiwan Weighted Naik 0,50%

Saham SMR Utama Tbk (JK: SMRU) naik ke 3-tahun tertinggi; naik 24,18% atau 74 ke 380. Saham Pelat Timah Nusantara Tbk (JK: NIKL) naik ke tertinggi sepanjang masa; naik 19,47% atau 370-2270.

Minyak mentah untuk pengiriman Januari turun 1,09% atau 0,58 ke $ 52,40 per barel. Di tempat lain dalam perdagangan komoditas, minyak Brent untuk pengiriman Februari turun 1,02% atau 0,57 untuk memukul $ 55,15 per barel, sedangkan Februari kontrak emas naik 0,39% atau 4,50 diperdagangkan pada $ 1.163,50 per troy ounce.

USD / IDR naik 0,22% ke 13.290,2, sementara AUD / IDR turun 0,20% ke 9.951,80. Indeks Dolar AS turun 0,07% di 101,01.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply