Saham Indonesia Lebih Rendah Pada Penutupan Perdagangan, IHSG Turun 0,64%

Bonus Welcome Deposit FBS

Saham Indonesia lebih rendah setelah penutupan pada Kamis, karena kerugian di Infrastruktur, sektor Pertambangan dan Industri Consumer dipimpin saham lebih rendah. Pada penutupan di Jakarta, IHSG BEI turun 0,64% untuk memukul baru 1 bulan rendah.

Penampil terbaik dari sesi pada IHSG yang Plaza Indonesia Realty Tbk (JK: Plin), yang naik 24,34% atau 830 poin untuk perdagangan di 4240 pada penutupan. Sementara itu, Pembangunan Jaya Ancol Tbk (JK: PJAA) menambahkan 14,53% atau 260 poin menjadi berakhir pada tahun 2050 dan Tirta Mahakam Resources Tbk (JK: TIRT) naik 14,29% atau 12 poin ke 96 di akhir perdagangan.

Para pemain terburuk dari sesi yang Tanah Laut Tbk (JK: INDX), yang jatuh 9,84% atau 12 poin untuk perdagangan di 110 pada penutupan. Prasidha Aneka Niaga Tbk (JK: PSDN) turun 9,58% atau 16 poin menjadi berakhir pada 151 dan Bank Woori Saudara Indonesia 1906 (JK: SDRA) turun 9,57% atau 110 poin ke 1.040.

Jatuh kalah jumlah saham memajukan orang-orang di Bursa Efek Jakarta dengan 183-101 dan 86 berakhir tidak berubah.

Saham di Plaza Indonesia Realty Tbk (JK: Plin) naik ke tertinggi sepanjang masa; up 24,34% atau 830 untuk 4240. Saham Tanah Laut Tbk (JK: INDX) jatuh ke 3-tahun terendah; kehilangan 9,84% atau 12-110.

Minyak mentah untuk pengiriman Juni turun 2,05% atau 0,99 ke $ 47,20 per barel. Di tempat lain dalam perdagangan komoditas, minyak Brent untuk pengiriman Juli turun 2,43% atau 1,19 untuk memukul $ 47,74 per barel, sedangkan Juni kontrak emas turun 1,54% atau 19,65 diperdagangkan pada $ 1.254,75 per troy ounce.

USD / IDR naik 0,96% ke 13.589,0, sementara AUD / IDR turun 0,38% ke 9.696,05. Indeks Dolar AS naik 0,01% pada 95,21.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini

Leave a Reply