Saham Indonesia Lebih Rendah Pada Penutupan Perdagangan, IHSG Turun 0,69%

Bonus Welcome Deposit FBS

Saham Indonesia lebih rendah setelah penutupan pada Selasa, karena kerugian di Pertanian, Industri Konsumen dan sektor properti memimpin saham lebih rendah. Pada penutupan di Jakarta, IHSG BEI turun 0,69%.

Penampil terbaik dari sesi pada IHSG yang Magna Finance Tbk (JK: MGNA), yang naik 16,67% atau 10,00 poin untuk perdagangan di 70,00 pada penutupan. Sementara itu, Sunson Textile Manufacturer (JK: SSTM) menambahkan 16,22% atau 24 poin menjadi berakhir pada 172 dan Eratex Djaja Tbk (JK: ERTX) naik 16,07% atau 180 poin ke 1.300 pada akhir perdagangan.

Para pemain terburuk dari sesi yang Renuka Coalindo Tbk (JK: SQMI), yang jatuh 10,00% atau 130 poin untuk perdagangan di 1170 pada penutupan. Bank Harda Internasional Tbk PT (JK: BBHI) menurun 9,90% atau 10 poin menjadi berakhir pada 91 dan Bank Tabungan Pensiunan Nasional (JK: BTPN) turun 9,82% atau 270 poin ke 2.480.

Jatuh kalah jumlah saham yang maju di Bursa Efek Jakarta dengan 194-91 dan 86 berakhir tidak berubah.

Saham Renuka Coalindo Tbk (JK: SQMI) jatuh ke posisi terendah 52-minggu; kehilangan 10,00% atau 130 untuk 1170. Saham Sunson Textile Manufacturer (JK: SSTM) naik ke 3-tahun tertinggi; up 16,22% atau 24 ke 172. Saham Eratex Djaja Tbk (JK: ERTX) naik ke tertinggi sepanjang masa; memperoleh 16,07% atau 180-1300.

Minyak mentah untuk pengiriman Juli turun 0,44% atau 0,21 ke $ 47,87 per barel. Di tempat lain dalam perdagangan komoditas, minyak Brent untuk pengiriman Juli turun 0,54% atau 0,26 untuk memukul $ 48,09 per barel, sedangkan Juni kontrak emas turun 0,70% atau 8,75 diperdagangkan pada $ 1.242,75 per troy ounce.

USD / IDR naik 0,78% ke 13.686,5, sementara AUD / IDR turun 0,68% ke 9.747,05. Indeks Dolar AS naik 0,17% pada 95,39.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini

Leave a Reply