Saham Indonesia Lebih Rendah Pada Penutupan Perdagangan, IHSG Turun 0,99%

Bonus Welcome Deposit FBS

Saham Indonesia lebih rendah setelah penutupan pada Rabu, karena kerugian di Industri Consumer, Manufaktur dan Properti sektor dipimpin saham lebih rendah. Pada penutupan di Jakarta, IHSG BEI turun 0,99%.

Penampil terbaik dari sesi pada IHSG yang Jakarta Setiabudi Internasional (JK: JSPT), yang naik 24,88% atau 510,000 poin untuk perdagangan di 2.560,000 pada penutupan. Sementara itu, Multifiling Mitra Indonesia (JK: MFMI) menambahkan 14,58% atau 70 poin menjadi berakhir pada 550 dan Indorama Synthetics Tbk (JK: INDR) naik 13,64% atau 105 poin menjadi 875 pada akhir perdagangan.

Para pemain terburuk dari sesi yang First Media Tbk (JK: KBLV), yang jatuh 9,92% atau 250 poin untuk perdagangan di 2270 pada penutupan. Fortune Indonesia Tbk (JK: FORU) turun 9,87% atau 30 poin menjadi berakhir pada 274 dan Express Transindo Utama Tbk (JK: TAXI) turun 9,80% atau 20 poin ke 184.

Jatuh kalah jumlah saham memajukan orang-orang di Bursa Efek Jakarta dengan 192-111 dan 106 berakhir tidak berubah.

Saham di Jakarta Setiabudi Internasional (JK: JSPT) naik ke tertinggi sepanjang masa; naik 24,88% atau 510,000-2.560,000. Saham Multifiling Mitra Indonesia (JK: MFMI) naik ke tertinggi sepanjang masa; naik 14,58% atau 70-550.

Minyak mentah untuk pengiriman Februari naik 0,49% atau 0,26 ke $ 53,56 per barel. Di tempat lain dalam perdagangan komoditas, minyak Brent untuk pengiriman Februari naik 0,42% atau 0,23 untuk memukul $ 55,58 per barel, sedangkan Februari kontrak emas naik 0,19% atau 2,15 diperdagangkan pada $ 1.135,75 per troy ounce.

USD / IDR naik 0,24% ke 13.461,8, sementara AUD / IDR turun 0,26% ke 9.722,65. Indeks Dolar AS turun 0,03% pada 103,23.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini

Leave a Reply