Saham Indonesia Lebih Rendah Pada Penutupan Perdagangan, IHSG Turun 1,57%

Bonus Welcome Deposit FBS

Saham Indonesia lebih rendah setelah penutupan pada Jumat, karena kerugian di Industri Consumer, Manufaktur dan Infrastruktur sektor dipimpin saham lebih rendah. Pada penutupan di Jakarta, IHSG BEI turun 1,57%.

Penampil terbaik dari sesi pada IHSG yang ICTSI Jasa Prima Tbk (JK: Karl), yang naik 34,95% atau 36 poin untuk perdagangan di 139 pada penutupan. Sementara itu, Tifico Fiber Indonesia Tbk (JK: TFCO) menambahkan 24,29% atau 170 poin menjadi berakhir pada 870 dan Mitra Komunikasi Nusantara Tbk PT (JK: MKNT) naik 23,35% atau 92 poin ke 486 pada akhir perdagangan.

Para pemain terburuk dari sesi yang Siloam International Hospitals (JK: SILO), yang jatuh 10,32% atau 1.125 poin untuk perdagangan di 9775 pada penutupan. Hm Sampoerna Tbk (JK: HMSP) turun 9,70% atau 390,00 poin menjadi berakhir pada 3.630,00 dan Bank Of India Indonesia Tbk (JK: BSWD) turun 9,38% atau 180 poin ke 1.740.

Jatuh kalah jumlah saham memajukan orang-orang di Bursa Efek Jakarta dengan 176-147 dan 87 berakhir tidak berubah.

Saham Hm Sampoerna Tbk (JK: HMSP) jatuh ke terendah sepanjang waktu; turun 9,70% atau 390,00-3.630,00. Saham Bank Of India Indonesia Tbk (JK: BSWD) jatuh ke posisi terendah 52-minggu; turun 9,38% atau 180-1740.

Minyak mentah untuk pengiriman September turun 0,63% atau 0,26 ke $ 40,88 per barel. Di tempat lain dalam perdagangan komoditas, minyak Brent untuk pengiriman Oktober turun 0,81% atau 0,35 untuk memukul $ 42,88 per barel, sementara kontrak emas Desember turun 0,07% atau 0,95 diperdagangkan pada $ 1.340,25 per troy ounce.

USD / IDR naik 0,19% ke 13.098,0, sementara AUD / IDR turun 0,41% ke 9.812,85. Indeks Dolar AS turun 0,46% pada 96,25.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini

Leave a Reply