Saham Indonesia Lebih Rendah Pada Saat Penutupan Perdagangan, Indeks Harga Saham Gabungan Turun 0,34%

Bonus Welcome Deposit FBS

Saham Indonesia lebih rendah setelah penutupan pada hari Kamis, karena kerugian di sektor Consumer Industry, Financials and Manufacturing menyebabkan saham lebih rendah. Pada penutupan di Jakarta, Indeks Harga Saham Gabungan turun 0,34%.

Pelaku terbaik sesi di Indeks Harga Saham Gabungan adalah Trada Maritime Tbk (JK: TRAM), yang naik 33,11% atau 49 poin menjadi diperdagangkan pada posisi 197 pada penutupan. Sementara itu, Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk (JK: DGIK) menambah 28,57% atau 18 poin menjadi 81 dan Ancora Indonesia Resources Tbk (JK: OKAS) naik 28,47% atau 39 poin menjadi 176 pada akhir perdagangan.

Pelaku terburuk adalah Alakasa Industrindo Tbk (JK: ALKA), yang turun 24,89% atau 118 poin diperdagangkan pada level 356 pada penutupan. Maskapai Reasuransi Indonesia (JK: MREI) turun 22,86% atau naik 800 poin pada akhir tahun 2700 dan Buyung Poetra Sembada Tbk (JK: HOKI) turun 18,92% atau 70 poin menjadi 300.

Jatuh saham melebihi jumlah yang meningkat di Bursa Efek Jakarta sebesar 184 sampai 161 dan 123 berakhir tidak berubah.

Saham Maskapai Reasuransi Indonesia (JK: MREI) turun ke level terendah 52 minggu; Turun 22,86% atau 800 ke 2700. Saham Ancora Indonesia Resources Tbk (JK: OKAS) naik ke level tertinggi 3 tahun; Naik 28,47% atau 39 menjadi 176. Saham Buyung Poetra Sembada Tbk (JK: HOKI) turun ke posisi terendah; Jatuh 18,92% atau 70 sampai 300.

Minyak mentah untuk pengiriman Oktober turun 0,50% atau 0,24 menjadi $ 48,17 per barel. Di tempat lain dalam perdagangan komoditas, minyak Brent untuk pengiriman Oktober turun 0,30% atau 0,16 menjadi US $ 52,41 per barel, sementara kontrak Gold Futures Desember turun 0,20% atau 2,61 diperdagangkan pada $ 1292,09 per troy ounce.

USD / IDR naik 0,01% menjadi 13345,2, sementara AUD / IDR turun 0,09% menjadi 10543,00. Index Dolar AS berjangka naik 0,11% pada 93,24.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini

Leave a Reply