Saham Indonesia Lebih Tinggi Pada Penutupan Perdagangan, IHSG Naik 0,53%

Bonus Welcome Deposit FBS

Saham Indonesia lebih tinggi setelah penutupan pada Rabu, karena keuntungan di Pertanian, Aneka Industri dan sektor Industri Consumer dipimpin saham lebih tinggi. Pada penutupan di Jakarta, IHSG BEI menambahkan 0,53%.

Penampil terbaik dari sesi pada IHSG yang Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk (JK: DGIK), yang naik 25,00% atau 17 poin untuk perdagangan di 85 pada penutupan. Sementara itu, Unggul Indah Cahaya Tbk (JK: UNIC) menambahkan 24,79% atau 435,00 poin menjadi berakhir pada 2.190,00 dan Protech Mitra Perkasa Tbk PT (JK: Oasa) naik 24,73% atau 90 poin ke 454 pada akhir perdagangan.

Para pemain terburuk dari sesi yang Bank Mayapada Internasional (JK: MAYA), yang jatuh 25,00% atau 800 poin untuk perdagangan pada 2400 pada penutupan. Atlas Resources Tbk (JK: ARII) turun 24,69% atau 120 poin menjadi berakhir pada 366 dan Saraswati Griya Lestari Tbk (JK: hotl) turun 19,44% atau 35 poin ke 145.

Naik kalah jumlah saham yang menurun di Bursa Efek Jakarta dengan 183-114 dan 117 berakhir tidak berubah.

Saham Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk (JK: DGIK) naik ke tertinggi 52-minggu; up 25.00% atau 17 ke 85. Saham Protech Mitra Perkasa Tbk PT (JK: Oasa) naik ke tertinggi sepanjang masa; memperoleh 24,73% atau 90-454.

Minyak mentah untuk pengiriman Februari turun 1,60% atau 0,84 ke $ 51,64 per barel. Di tempat lain dalam perdagangan komoditas, minyak Brent untuk pengiriman Maret turun 1,57% atau 0,87 untuk memukul $ 54,60 per barel, sedangkan Februari kontrak emas naik 0,08% atau 0,95 diperdagangkan pada $ 1.213,85 per troy ounce.

USD / IDR naik 0,39% ke 13.355,0, sementara AUD / IDR turun 0,16% ke 10.102,65. Indeks Dolar AS naik 0,33% di 100,59.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini

Leave a Reply