Saham NFCX KAMIS 12/07/2018 ( BERITA SAHAM )

Bonus Welcome Deposit FBS

BERANI LISTING DI BEI, MENTERI RUDIANTARA APRESIASI NFC INDONESIA.

IQPlus – PT NFC Indonesia Tbk (NFCX) hari ini resmi mencatatkan saham perdananya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Awal di perdagangkan, saham NFCX langsung naik 49,73% atau terbang ke level Rp2.770 dari harga penawaran Rp1.850 per saham. Alhasil, saham perusahaan ke 30 yang melantai di BEI ini menyentuh batas atas auto-rejection.

Dalam kesempatan itu, Menteri Komunikasi dan informatika, Rudiantara mengungkapkan, bahwa dirinya menyambut baik NFC Indonesia sebagai perusahaan digital kedua yang berhasil melantai di Bursa, meski belum berstatus sebagai Unicorn.

“Dengan kehadrian NFC Indonesia di BEI ini, saya berharap Unicorn-Unicorn juga nanti akan masuk ke Bursa,”tegasnya di Jakarta, Kamis (12/7/2018). Selain itu, Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna, mengatakan, meski semakin banyaknya perusahaan yang masuk ke pasar modal Indonesia, namun pihaknya akan terus memonitor. Saat ini ada 594 emiten di BEI atau sebanyak 30 emiten di sepanjang 2018.

“Kami akan memonitor setiap hari perusahaan tercatat. Pesan kami, emiten harus terus berkomunikasi dengan publik dan harus menciptakan value creation,” ujarnya.

Baca Juga:   USD / CAD Stabil Di Dekat Level Tertinggi 6 Minggu Setelah Dewan Komisaris Mempertahankan Suku Bunga

Sekedar informasi, Perusahaan melepas 166,67 juta saham di harga Rp1.850 per saham, sehingga diprediksi akan meraup dana segar sekitar Rp308 miliar. .Nantinya, dana segar dari hasil IPO setelah dikurangi biaya emisi, sebesar 60% akan digunakan untuk peningkatan modal kerja, sebesar 30% untuk investasi, dan sisanya akan dialokasikan untuk human development. Dalam aksi ini, Perusahaan pun menunjuk PT Kresna Sekuritas, PT Sinarmas Sekuritas, dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk, sebagai penjamin pelaksana emisi (underwriter).

Sekadar informasi PT NFC Indonesia adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang usaha jasa teknologi informasi, digital, dan telekomunikasi. Saat ini, NFC Indonesia juga memilki beberapa jenis lini usaha yang berbasis teknologi untuk penjualan barang dan jasa.

Selain itu, perseroan pun mengembangkan teknologi berbasis pemindaian kode batang untuk membantu pelaku usaha khususnya dan masyarakat pada umumya untuk terjun memasuki gaya hidup digital yang mulai berkembang.

Sebelum IPO, .saham NFC Indonesia dimiliki oleh PT Kresna Jubileum Indonesia sebesar 35%, PT Nusantara Teknologi Perkasa memegang 25%, PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS) memegang sebesar 20%, PT Kresna Graha Investama Tbk (KREN) memegang sebesar 10 %, PT Inti Dot Com memegang sebesar 10%.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply