Sentimen Memburuk, Dolar Australia Gagal Reli

Bonus Welcome Deposit FBS

Pasangan mata uang AUD/USD sempat melonjak hingga mencetak rekor tertinggi harian 0.6749 pada sesi Asia hari ini (9/10), tetapi kembali terpuruk di sekitar 0.6731 pada awal sesi New York. Penguatan Aussie awalnya dipicu oleh retorika positif dalam perundingan dagang AS-China. Namun, negosiasi masih berlanjut dengan prospek yang tetap mengandung unsur ketidakpastian sangat tinggi.

Dolar Australia Gagal Reli

Perundingan dagang antara Amerika Serikat dan China telah dimulai dengan pertemuan tingkat deputi pada hari Selasa. Perhatian pasar berpusat pada pertemuan tingkat tinggi yang akan digelar pada hari Kamis, dimana kedua belah pihak diharapkan dapat mencapai suatu kesepakatan yang mampu mendinginkan tensi perang dagang. Namun, beberapa hari pertama dalam putaran perundingan ini diwarnai dengan sejumlah sengketa, sehingga menumbuhkan keraguan mengenai prospek tercapainya kesepakatan.

“Nasib perundingan dagang AS-China yang akan datang menjanjikan pivot bagi pergerakan 2 sen berikutnya,” kata Ray Attrill, pimpinan pakar strategi forex di National Australia Bank (NAB).

Ia menambahkan, “Kenaikan tarif impor AS direncanakan berlaku mulai 15 Oktober (yaitu kenaikan dari 25 persen menjadi 30 persen untuk USD250 Miliar produk asal China). Apabila hal ini terjadi, dan China melanjutkan dengan kebijakan balasan, maka mungkin sekali USD/CNY akan melonjak ke atas level tertinggi awal September-nya (7.1876) segera setelahnya. Dalam situasi ini, AUD/USD kemungkinan jatuh hingga melampaui level terendah pekan lalu.”

Baca Juga:   Yuan Beranjak Naik Karena Beijing Menjanjikan Tidak Melemahkan Mata Uang

“Dalam pandangan kami, terobosan konkrit dalam perundingan dagang AS-China tak mungkin terjadi karena perbedaan struktural yang sangat besar antara kedua negara,” kata Elias Haddad dari Commonwealth Bank of Australia (CBA), “Oleh karenanya, risiko penurunan aktivitas ekonomi global tetap tinggi dan semakin menekan AUD/USD dan NZD/USD. Tapi, (probabilitas tercapainya) kesepakatan dagang parsial AS-China tidak bisa dihapus. Apabila skenario pro-pertumbuhan ini terwujud, maka AUD dan NZD akan reli.”

Perkembangan Aussie saat ini bertumpu pada kondisi eksternal, karena laporan ekonomi dalam negeri cenderung mengecewakan. Rilis data Sentimen Konsumen Westpac yang dirilis tadi pagi menunjukkan kemerosotan dari -1.7 persen menjadi -5.5 persen dalam bulan Oktober 2019. Laporan tersebut menandakan bank sentral Australia (RBA) semakin terdesak untuk melakukan pelonggaran moneter tambahan dalam waktu dekat.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply