Sikap Hukum Rusia Terhadap Crypto Tertunda Lagi Karena Wabah Virus Corona

Afiliasi IB XM Broker

Sebelumnya penerapan hukum Rusia terhadap Cryptocurrency sempat menghadapi beberapa penundaan. Namun saat ini penerapan hukum itu harus ditunda kembali karena wabah virus Corona yang terus meluas. Ketua Komite Duma Rusia pada Pasar Keuangan yaitu Anatoly Aksakov mengatakan bahwa RUU Aset Keuangan Digital telah masuk tahap finalisasi. Namun sayangnya RUU itu tidak akan diberlakukan sebelum masa akhir musim semi tahun 2020 ini.

Perdebatan Crypto Sejak 2018

Para pihak yang berwenang di Rusia sebelumnya telah memulai perdebatan terkait undang-undang Cryptocurrency sejak awal tahun 2018 lalu. Sementara itu laporan 31 Maret dari kantor berita Rusia yaitu RBC mengungkapkan bahwa penundaan disebabkan oleh tidak adanya kesepakatan pada jenis aset yang baru antara pemerintah daerah.

Aksakov yang juga menjabat sebagai Dewan Perbankan Nasional di bank sentral Rusia menjelaskan sebenarnya bank sentral menolak aturan Cryptocurrency. Tapi disisi lain Negara Duma memberikan beberapa saran yang inisiatif terhadap Cryptocurrency. Tapi pada akhirnya RUU tersebut harus benar-benar ditunda dengan alasan yang lain.

Saat ini pemerintah Rusia sedang fokus ke penanganan wabah virus Corona. Sehingga semua proses di legislatif tertunda sampai kondisi yang memungkinkan. Dilansir dari Cointelegraph, semenjak dimulainya perdebatan RUU Crypto 2018 lalu, sudah ada beberapa penundaan.

Tidak Akan Menghambat Pertukaran Crypto Lokal

Baca Juga:   Wakil Ketua Libra: Inti Libra Facebook Adalah Blockchain, Bukan Crypto

Aksakov kembali dilaporkan mengatakan bahwa RUU Crypto yang diperdebatkan saat ini, memberikan pengertian Crypto dan tidak diperbolehkan digunakan sebagai alat pembayaran. Di dalam RUU itu juga mengatur mengenai penerbitan dan juga sirkulasi aset digital. Tapi berdasarkan hal yang diungkap oleh eksekutif hukum bank sentral Rusia, RUU itu melarang dilakukannya penerbitan dan sirkulasi Crypto di Rusia.

Aksakov menegaskan RUU itu tidak akan menghalangi arus pertukaran Crypto lokal di Rusia jika memang mereka tidak melakukan pelanggaran. Di dalam RUU Crypto atau Aset Keuangan Digital juga tidak mengatur terkait masalah penambangan Cryptocurrency. Tapi Aksakov yakin bahwa keuntungan dari para penambang harus dikenakan pajak. Karena pertambangan Crypto merupakan bisnis yang menghasilkan sebuah nilai yang cukup besar.

 

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply