Sterling Berkonsolidasi Sambut Konsesi Uni Eropa

Bonus Welcome Deposit FBS

Poundsterling terpantau melandai 0.10 persen ke level 1.2988 versus Dolar AS pada awal sesi New York hari Jumat ini (2/November), setelah rilis data Nonfarm Payroll Amerika Serikat yang menggembirakan. Namun demikian, penurunan GBP/USD belum mampu menghapus kenaikan yang dicapai kemarin, setelah Uni Eropa mensinyalkan konsesi lebih besar bagi Inggris dalam negosiasi Brexit.

Sterling Berkonsolidasi Sambut Konsesi Uni Eropa

Kemarin, media mengabarkan sejumlah narasumber anonim telah mengonfirmasi bahwa negosiator Inggris dan Uni Eropa telah mencapai kesepakatan tentatif terkait semua aspek dalam kerjasama masa depan di sektor jasa, termasuk mengenai pertukaran data. Lebih dari itu, European Commission juga sudah berikrar akan mengijinkan korporasi dan warga Uni Eropa untuk terus menggunakan perusahaan kliring di Inggris guna menyelesaikan kontrak-kontrak berdenominasi Euro. Kedua isu tersebut sontak melonjakkan nilai GBP/USD.

Hari ini, keluar lagi kabar positif lain dari negosiasi yang sama. Media The Financial Times melaporkan bahwa Uni Eropa sudah siap menawarkan Inggris untuk masuk dalam Custom Union secara keseluruhan guna menyelesaikan masalah perbatasan Irlandia, apabila deadline Brexit tiba tanpa tercapainya suatu kesepakatan tertentu antara kedua otoritas.

Baca Juga:   Keuntungan EUR / USD Karena Investor Menghindari Data Dolar Yang Merosot

Hal ini dianggap sangat penting, karena artinya Republik Irlandia (yang merupakan bagian dari Uni Eropa) dan Irlandia Utara (yang merupakan bagian dari Inggris) tak perlu lagi mendirikan perbatasan fisik. Selain itu, Irlandia Utara juga tak perlu ditempatkan dalam jurisdiksi yang berbeda hanya demi melancarkan hubungan perdagangan dan arus migrasi antar keduanya.

“Apabila dikonfirmasi, (maka) proposal terbaru Uni Eropa bakal mewakili sebuah konsesi signifikan,” ujar Chiara Silvestre, seorang ekonom di UniCredit Bank, Milan. Namun demikian, ia memperingatkan bahwa Inggris belum tentu menerimanya, karena proposal itu mengandung sejumlah perbedaan dengan situasi ideal yang diinginkan London.

Analis lain setuju dengan Silvestre. Charalambos Pissouros, analis pasar senior di JFD Brokers, mengungkapkan, “Mata uang Inggris masih didukung oleh ekspektasi mengenai kesepakatan Brexit. Menyusul laporan bahwa Inggris dan Uni Eropa sudah mencapai kesepakatan tentatif di sektor jasa, laporan lain kemarin mengatakan bahwa Uni Eropa tengah mengeksplorasi sebuah kompromi mengenai rencana perbatasan Irlandia. Terlepas dari pernyataan juru bicara Theresa May bahwa laporan mengenai kesepakatan bidang jasa itu hanya rumor, laporan terbaru ini terus menjaga bullish GBP.”

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply