Sterling Kokoh Antisipasi Voting Parlemen Inggris Hari Ini

Bonus Welcome Deposit FBS

Poundsterling menguat 0.16 persen ke level 1.3180 terhadap Dolar AS pada awal sesi New York hari Selasa ini (29/1), mengokohkan posisinya pada level tertinggi sejak November 2018. Sterling juga melejit versus Yen dan Euro dengan dukungan sejumlah harapan optimis menjelang voting terkait rencana Brexit di Parlemen Inggris yang akan digelar dalam beberapa jam ke depan. Saat berita ditulis, posisi GBP/JPY naik 0.41 persen ke level 144.40, sedangkan EUR/GBP merosot 0.24 persen ke kisaran 0.8661.

Sterling Kokoh Antisipasi Voting Parlemen Inggris Hari Ini

Penguatan Poundsterling sejak awal tahun 2019 secara khusus ditopang oleh keyakinan pasar bahwa anggota parlemen dan pemerintah Inggris akan berusaha sekuat tenaga untuk menghindari “No-Deal Brexit” (keluarnya Inggris dari Uni Eropa tanpa kesepakatan tertentu). Masalahnya, hal itu diprediksi bakal mengobrak-abrik kondisi ekonomi Inggris maupun Zona Euro.

Secara umum, diketahui ada dua cara untuk menghindari hasil yang tak dikehendaki itu. Pertama, Parlemen Inggris menyetujui rancangan kesepakatan Brexit yang disusun oleh PM Theresa May dalam perundingannya dengan Uni Eropa. Kedua, Inggris mengajukan permohonan untuk memundurkan deadline Brexit yang sedianya dilakukan pada 29 Maret 2019.

Baca Juga:   Gilt Naik Setelah Laporan Payroll AS, Pound Meningkat VS Dollar

Sehubungan dengan itu, muncullah sebuah mosi yang diajukan oleh seorang anggota parlemen bernama Yvette Cooper. Mosi memuat perintah pada PM May untuk mengajukan permohonan agar deadline diundur hingga enam bulan, apabila Parlemen belum menyetujui kesepakatan Brexit apapun sampai akhir bulan Februari.

Mosi Cooper termasuk salah satu amandemen yang akan dibahas pada voting malam ini, tepatnya sekitar pukul 19:00 GMT. Walaupun itu terdengar seperti solusi bagus, tetapi sejumlah pihak khawatir kalau mosi tersebut bakal ditolak, karena mengusung isyarat untuk pembatalan Brexit. Sedangkan sebagian lainnya menilai bahwa meski mosi disetujui, Uni Eropa belum tentu sepakat karena sebelumnya mereka hanya menjanjikan pengunduran tenggat Brexit hingga 3 bulan saja.

Terlepas dari itu, ada optimisme di kalangan pelaku pasar kalau Poundsterling bisa reli lebih jauh lagi jika mosi Cooper disetujui mayoritas anggota Parlemen Inggris. Sebaliknya, Pounds berpotensi tetap sideways jika perdebatan kesekian kalinya di Parlemen tersebut berakhir nihil dan PM Theresa May hanya diperintahkan agar berunding kembali dengan Uni Eropa.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply