Sterling Masih Tertekan, Tunggu Hasil Rapat Kabinet May

Bonus Welcome Deposit FBS

Poundsterling sempat tergelincir hingga mencetak level terendah 1.2685 versus Dolar AS dalam perdagangan sesi Eropa. Namun, posisinya beranjak naik ke kisaran 1.2720 kembali, setelah beredar kabar bahwa proposal PM Theresa May mengenai pembaruan draft kesepakatan brexit akan ditanggapi serius oleh para menteri seniornya dalam rapat kabinet hari ini. Pasangan mata uang GBP/JPY juga melonjak 0.5 persen ke level 140.68 pasca beredarnya kabar tersebut.

Sterling Masih Tertekan Tunggu Rapat Kabinet

Upaya perundingan lintas partai yang digalang oleh PM Theresa May untuk menghimpun dukungan bagi EU Withdrawal Agreement, telah berakhir nihil pada pekan lalu. Masyarakat Inggris maupun pelaku pasar memperkirakan kalau draft kesepakatan tersebut bakal gagal dalam voting keempatnya yang akan diadakan pada awal bulan Juni, Meski demikian, PM May masih berusaha untuk membujuk rekan-rekannya agar mengabulkan dimasukkannya sejumlah klausa yang diinginkan oleh partai oposisi, Labour, dalam draft kesepakatan itu.

“Perdana Menteri dikabarkan ingin memasukkan elemen-elemen yang gagal disepakati dengan Jeremy Corbyn (pimpinan Labour) pekan lalu dalam draft legislasi, yang dijadwalkan masuk voting parlemen bulan depan. Tawaran itu termasuk konsesi dalam hak-hak karyawan dan legislasi ramah lingkungan, beserta peluang bagi Inggris untuk tetap berada dalam pabean tunggal Uni Eropa hingga pemilu berikutnya,” papar Oliver Wright dari media The Times.

Baca Juga:   Dolar Tergelincir Lebih Rendah Terhadap Mata Uang Utama Lainnya

Apabila para politisi di London benar-benar menanggapi saran PM May dengan positif, maka Pounds punya peluang rebound yang cukup baik. Namun, sejauh ini para analis cenderung skeptis.

“Pound bereaksi kepada potensi ‘Kesepakatan Brexit Baru’-nya May seakan-akan itu adalah Kesepakatan Baru-nya Roosevelt. Mari jangan berlebihan. Para Buyer GBP telah melewati masa-masa seperti ini dan berulangkali hangus. Diperlukan sejumlah perubahan serius agar parlemen Inggris menerima kesepakatan ini,” kata Viraj Patel, seorang pakar forex dari Arkera, London.

Tadi pagi, beberapa pentolan partai Labour juga menyampaikan dalam wawancara media bahwa mereka tetap akan menolak draft kesepakatan yang diajukan oleh PM Theresa May saat maju ke voting parlemen pada awal Juni. Menurut Emily Thornberry dan John McDonnell, draft kesepakatan itu tak banyak berbeda dengan draft aslinya.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply