Sterling Melemah Jelang Jumpa PM Johnson-Kanselir Merkel

Bonus Welcome Deposit FBS

Pasangan mata uang GBP/USD terkoreksi hingga lebih dari 0.3 persen ke kisaran 1.2130-an pada perdagangan hari Rabu ini (21/8), menjelang pertemuan PM Inggris Boris Johnson dan Kanselir Jerman Angela Merkel yang digadang-gadang dapat memberikan titik terang bagi kebuntuan brexit. Sterling juga melemah terhadap Euro dan Yen, meskipun sempat menggeliat sehari sebelumnya.

Sterling Melemah Jelang Jumpa PM Johnson-Kanselir Merkel

Awal pekan ini, PM Johnson menyatakan telah mengirim surat resmi kepada Presiden European Council, Donald Tusk. Dalam surat tersebut, ia memaparkan visinya mengenai pengelolaan perbatasan Irlandia pasca brexit secara non-fisik berdasarkan perjanjian setara antara Uni Eropa dan Inggris yang akan diberlakukan mulai masa transisi. Secara nyata, ia menolak solusi backstop yang mengharuskan perbatasan tunduk kepada aturan pabean tunggal Uni Eropa setelah brexit.

Kanselir Jerman Angela Merkel sempat menyampaikan komentar bernada positif terhadap surat tersebut, sehingga mendorong kenaikan Poundsterling secara spontan. Akan tetapi, pendapat sejumlah petinggi Uni Eropa lain malah meredam antusiasme pasar.

Presiden European Council, Donald Tusk, mengatakan bahwa permintaan Johnson agar Uni Eropa menghapus rencana backstop untuk perbatasan Irlandia tidak disertai dengan “solusi yang realistis”. Oleh karena itu, Tusk menegaskan kembali bahwa sikap Johnson tak ada bedanya dengan mengharapkan dibangunnya kembali perbatasan fisik antara Republik Irlandia dan Irlandia Utara.

Baca Juga:   Harga Emas Naik Seiring Pedagang Menunggu Pertemuan Kebijakan Fed Minggu Depan

Menyusul kasak-kusuk tersebut, pelaku pasar kini memantau jadwal pertemuan PM Johnson dengan Kanselir Merkel di Jerman hari ini, serta pertemuan PM Johnson dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron pada hari Kamis. Pengaruh kedua tokoh tersebut di Uni Eropa cukup besar, sehingga dukungan keduanya cukup vital untuk menentukan apakah keinginan Johnson akan dapat dikabulkan oleh Uni Eropa.

“Johnson bertemu dengan Kanselir Jerman Angela Merkel untuk mendiskusikan brexit, selain sejumlah hal lain. Dalam suratnya pada hari Senin, Johnson menjelaskan bahwa backstop perlu dihapus dari kesepakatan brexit agar lolos di parlemen Inggris, tetapi Uni Eropa telah berulangkali menolaknya karena memandang hal itu penting sebagai jaminan kebijakan untuk menghindari perbatasan fisik. Penolakan tegas kemarin mengakibatkan depresiasi GBP,” kata Jens Peter Sørensen dari Danske Bank.

“Pertemuan hari ini, bersama dengan pertemuan besok dengan Presiden Prancis Macron bisa menyediakan panduan mengenai apakah ada potensi untuk menghindari ‘No-Deal Brexit’, menjelang pertemuan G7 akhir pekan ini. Berita yang positif akan mendorong GBP reli lebih jauh untuk menguji level resisten penting,” ungkap Robin Wilkin dari Lloyds Bank.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply