Sterling Menyentuh Posisi Terendah Hari Setelah Data Pertumbuhan Pabrik Inggris

Bonus Welcome Deposit FBS

Pound memperpanjang kerugian terhadap dolar AS yang secara luas lebih kuat pada hari Senin setelah data menunjukkan bahwa pertumbuhan pabrik Inggris melambat pada bulan September, mengindikasikan bahwa ekonomi dapat kehilangan momentum.

GBP / USD mencapai level rendah di 1.3301 pada pukul 05:10 ET (09:10 GMT), level terlemah sejak 14 September. Data keuangan perusahaan Markit mengatakan indeks manajer pembelian manufaktur Inggris turun menjadi 55,9 dari 56,7 Agustus, lebih lemah dari perkiraan untuk pembacaan 56,4.

Sementara pertumbuhan tetap solid pertumbuhan yang lemah dalam pesanan baru dan perlambatan di antara produsen barang investasi menimbulkan kekhawatiran atas prospek untuk bulan-bulan mendatang.

“Perlambatan pertumbuhan pada bulan September merupakan tanda lebih lanjut bahwa momentum hilang di seluruh ekonomi Inggris yang lebih luas,” kata Rob Dobson, direktur survei kompiler Markit.

Dobson juga memperingatkan bahwa kenaikan harga komoditas dan pound lemah akan terus mendorong biaya impor naik. Itu akan “menghambat profitabilitas dan berpotensi mengganggu jadwal produksi dalam beberapa bulan mendatang”.

Baca Juga:   Dolar Naik Meskipun Kebangkitan Ketakutan Perang Perdagangan

Pound sedikit berubah terhadap euro menyusul laporan tersebut, dengan EUR / GBP bertahan di 0.8221. Di zona euro, data pada hari Senin menunjukkan bahwa aktivitas pabrik meningkat pada tingkat tercepat sejak awal 2011 di bulan September, dengan manufaktur PMI melonjak menjadi 58,1 dari 57,4 di bulan Agustus.

Euro tetap berada di bawah tekanan di tengah ketidakpastian setelah referendum kemerdekaan di Catalonia Spanyol.

Perdana menteri Spanyol membela tanggapan polisi yang keras terhadap pemungutan suara kemerdekaan di Catalonia pada hari Minggu, yang menyebabkan ratusan orang terluka. Investor memantau situasi saat pemerintah Spanyol berusaha untuk menenangkan ketegangan di wilayah tersebut. Euro melemah terhadap dolar, dengan EUR / USD meluncur 0,6% menjadi 1,1748.

Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap sekumpulan enam mata uang utama tertimbang perdagangan, naik 0,53% menjadi 93,40. Permintaan dolar didukung oleh hasil Treasury A.S. yang lebih tinggi. Imbal hasil pada obligasi Treasury Amerika Serikat selama 10 tahun naik menjadi 2,364% semalam dari penutupan hari Jumat di AS dari 2,326%.

Baca Juga:   Outlook Mingguan Emas / Perak / Tembaga Berjangka : 17 - 21 Juli 2017

Hasil panen naik di tengah spekulasi bahwa Presiden AS Donald Trump mempertimbangkan mantan Gubernur Federal Reserve Kevin Warsh untuk menggantikan Ketua Fed saat ini Janet Yellen di bank sentral.

Warsh dipandang lebih hawkish dibanding Yellen sehingga pengangkatannya bisa menghasilkan kenaikan suku bunga yang lebih cepat.

Dolar telah meningkat dalam beberapa pekan terakhir karena investor tumbuh lebih optimis mengenai prospek kenaikan suku bunga AS dan pemotongan pajak yang diperkirakan akan mendorong ekonomi AS.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply