Tiongkok Akan Membuka Lebih Jauh Ke Investasi Asing : Perdana Menteri Meyakinkan Para Eksekutif Global

Bonus Welcome Deposit FBS

BEIJING (Reuters) – Perdana Menteri Cina Li Keqiang menegaskan kembali janji Beijing untuk lebih membuka diri terhadap investasi asing ketika ia bertemu dengan para eksekutif bisnis global, dan berusaha meyakinkan mereka bahwa hak-hak perusahaan asing akan dilindungi.

China berkomitmen untuk menyediakan lingkungan bisnis yang lebih terbuka dan transparan kepada investor dan perusahaan asing, bersama dengan jaminan perlindungan hak kekayaan intelektual dan tidak ada transfer teknologi paksa, kata Li kepada para eksekutif di sela-sela forum China Development Forum.

Eksekutif top dari Daimler, IBM (NYSE: IBM), BMW, Pfizer (NYSE: PFE), Rio Tinto (LON: RIO) bertemu dengan Li pada penutupan forum tiga hari, menurut pernyataan di situs web pemerintah akhir pada hari Senin.

Perdana menteri juga menjawab pertanyaan tentang hubungan perdagangan AS-China, tetapi pernyataan itu tidak merinci.

Tim perdagangan AS mengatakan mereka berada dalam tahap akhir negosiasi apa yang akan menjadi perjanjian kebijakan ekonomi terbesar dengan China dalam beberapa dekade.

Perwakilan Dagang AS Robert Lighthizer dan Menteri Keuangan Steven Mnuchin pergi ke Beijing minggu ini untuk mencoba mempercepat pembicaraan dengan Wakil Perdana Menteri China Liu He, sementara Liu dijadwalkan akan melakukan perjalanan ke Washington untuk putaran negosiasi pada awal April.

Baca Juga:   Harga Emas Turun 3 Minggu Terendah Sebagaimana Pasar Saham Tetap Berombak

Amerika Serikat mengatakan China terlibat dalam pencurian kekayaan intelektual yang sistematis, memaksa perusahaan asing untuk menyerahkan rahasia dagang untuk akses pasar, dan menghabiskan banyak uang untuk mensubsidi industrinya sendiri.

Menteri Perindustrian China mengatakan pada hari Senin bahwa pemerintah akan mengurangi intervensi langsung di sektor industri besar negara itu, berusaha untuk meredakan kekhawatiran tentang kebijakan industrinya. Namun Cina belum menyerah pada rencana jangka panjang untuk membangun kekuatan manufaktur bernilai tinggi.

“China mendorong pengembangan teknologi dan industri baru untuk menciptakan ruang bagi inovasi dan pengembangan,” kata Li kepada para eksekutif global. China tidak akan membiarkan inovasi untuk “dibunuh” begitu ia muncul, kata Li.

Perdana menteri juga berusaha meyakinkan para eksekutif bahwa Cina akan mampu menahan tekanan pada ekonominya. China akan menjaga pertumbuhan ekonomi dalam kisaran yang wajar, katanya.

Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi 6-6,5 persen tahun ini. Pertumbuhan mendingin menjadi 6,6 persen pada 2018, level terendah 28 tahun.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply