USD/CAD Didongkrak Kekhawatiran Geopolitik dan Masalah Ekonomi Domestik

Bonus Welcome Deposit FBS

Dolar Kanada melemah secara konsisten sepanjang pekan ini akibat eskalasi kekhawatiran terkait perundingan dagang AS-China. Saat berita ditulis pada awal sesi New York hari Kamis ini (9/5), pasangan mata uang USD/CAD telah menanjak lagi hingga mencetak rekor tertinggi pada level 1.3505. Publikasi data ekonomi Kanada yang meleset dari ekspektasi semakin memperburuk outlook Loonie dan mendongkrak USD/CAD.

USD/CAD Didongkrak Kekhawatiran Geopolitik dan Masalah Ekonomi Domestik

Badan Statistik Kanada melaporkan bahwa defisit neraca perdagangan hanya berkurang dari 3.42 Miliar menjadi 3.21 Miliar selama bulan Maret 2019, menepis estimasi penurunan hingga 2.45 Miliar. Walaupun ekspor dan impor sama-sama meningkat, tetapi nilai barang yang dibawa masuk ke Kanada masih lebih besar ketimbang barang yang dikirim ke luar negeri.

Tak hanya itu. Indeks Harga Perumahan Baru (New Housing price Index) tak bertumbuh sama sekali selama bulan Maret. Ini menandai stagnasi bulan kelima beruntun. Padahal, harga perumahan termasuk salah satu indikator penggerak laju inflasi Kanada.

Perkembangan harga minyak mentah juga cenderung menekan Dolar Kanada. Setelah sempat memuncak pada kisaran USD65.50 per barel pada akhir April, harga minyak mentah WTI tumbang hingga mencapai USD61.22 per barel dalam perdagangan hari ini. Potensi konflik perdagangan semakin mendepresiasinya, karena permintaan bahan bakar diperkirakan bisa jatuh jika AS dan China sama-sama menaikkan bea impor lagi atas satu-sama lain.

Baca Juga:   BERITA SAHAM SELASA 26/06/2019 - EMPAT KEMENKO AJUKAN ANGGARAN Rp1,25 TRILIUN PADA 2020

Pada hari Rabu, Presiden AS Donald Trump menuduh China mangkir dari kesepakatan yang telah dicapai antara kedua negara dan berjanji memberlakukan kenaikan tarif impor mulai hari Jumat besok. Pernyataan Trump tersebut belum ditanggapi Beijing secara resmi, tetapi sejumlah rumor mengindikasikan kalau China tengah menyiapkan serangkaian langkah balasan jika AS berani merealisasikannya.

Silang pendapat itu menandai permulaan yang buruk bagi perundingan dua hari yang akan dimulai hari ini di Washington. Investor dan trader tengah memantau apakah para negosiator AS dan China bisa “menyelamatkan” perundingan dagang tersebut, ataukah justru akan mengakhirinya dengan tangan hampa. Topik ini mendominasi pasar finansial global dan mengalihkan fokus dari rilis data-data ekonomi yang implikasinya dianggap lebih minim dalam jangka panjang.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply