USD/CAD Melonjak Pasca Rilis Data Penjualan Ritel Kanada

Bonus Welcome Deposit FBS

Pasangan mata uang USD/CAD sempat melonjak hingga level tertinggi harian 1.3109 pada awal sesi New York (19/7), setelah publikasi data penjualan ritel Kanada yang amat mengecewakan. Penjualan ritel meleset dari ekspektasi selama dua bulan beruntun, sehingga membuat pelaku pasar mulai khawatir kalau kinerja Kanada yang impresif selama kuartal II/2019 telah mencapai titik penghabisan.

USD/CAD Melonjak Pasca Rilis Data Penjualan Ritel Kanada

Badan Statistik Kanada melaporkan bahwa penjualan ritel -0.1 persen (Month-over-Month) pada bulan Mei, padahal sebeumnya diharapkan naik sebesar 0.3 persen. Penjualan ritel inti malah tercatat -0.3 persen (Month-over-Month), menepis ekspektasi kenaikan 0.3 persen. Dari segi volume, penjualan ritel bahkan merosot jauh lebih dalam lagi dalam periode yang sama, sehingga dampaknya terhadap perekonomian Kanada bisa jadi lebih besar daripada skor yang nampak saat ini.

“Penjualan ritel tidak bisa melanjutkan rangkaian data (ekonomi Kanada) yang lebih baik daripada ekspektasi,” kata Royce Mendes, seorang ekonom dari CIBC Capital Markets. Lanjutnya, “Kelemahan itu bisa jadi sementara saja, tetapi dari perspektif jangka panjang, penjualan riil hanya menunjukkan sedikit pertumbuhan sejak awal tahun 2017. Melesetnya (data aktual) versus (ekspektasi) konsensus semestinya memangkas forecast GDP Kuartal II/2019 dan membebani Dolar Kanada hari ini.”

Baca Juga:   Lemahnya Kurs Rupiah Buat IHSG Bertahan Di Zona Merah

Saat berita ditulis, pasangan USD/CAD telah terkoreksi kembali ke kisaran 1.3070, karena publik masih menyoroti isu suku bunga. Bank of Canada (BoC) terakhir kali mengatakan bahwa suku bunga 1.75 persen yang berlaku saat ini termasuk “akomodatif” bagi perekonomian, tetapi akan terus memantau perkembangan ekonomi di dalam dan luar negeri untuk menentukan suku bunga ke depan.

Di sisi lain, Federal Reserve diperkirakan akan memangkas suku bunga sebesar 25 atau 50 basis poin pada rapat kebijakannya tanggal 30-31 Juli mendatang. Selisih arah kebijakan ini mendorong posisi Dolar AS bertahan dekat kisaran level terendah tahun ini terhadap Dolar Kanada. Namun, perkembangan selanjutnya bisa berbeda.

“Pandangan kami adalah jika Fed akan memangkas lebih banyak (suku bunga sebesar 50 basis poin pada bulan Juli), maka BoC akan merespon dengan memangkas suku bunga sendiri sebanyak 25 basis poin untuk mencegah bunga menginap Fed jatuh ke bawah bunga menginap Kanada. Atas pertimbangan itu, kami tetap cenderung membeli USD/CAD ketimbang menjualnya di kisaran 1.3000 hingga 1.3050 hari ini,” ungkap Greg Anderson dari BMO Capital Markets.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply