USD/CHF Longsor, Muncul Rumor Perubahan Kebijakan SNB

Bonus Welcome Deposit FBS

Franc Swiss menunjukkan volatilitas yang tidak biasa dalam perdagangan pekan ini karena kasak-kusuk terkait suku bunga Fed dan SNB. Pasangan mata uang USD/CHF terpantau longsor nyaris satu persen kemarin, dan melandai lagi sebesar 0.25 persen ke kisaran 0.9903 saat memasuki sesi New York hari Selasa ini (18/12).

USD/CHF Longsor, Muncul Rumor Perubahan Kebijakan SNB

Pergolakan yang ditampilkan pasangan mata uang USD/CHF tak lepas dari kegelisahan pasar menjelang pengumuman suku bunga oleh bank sentral AS (Federal Reserve) dua hari mendatang. Kekhawatiran terkait batalnya prospek kenaikan suku bunga lanjutan pada tahun 2019, membuat investor dan trader beralih ke Yen Jepang dan Franc Swiss yang berfungsi sebagai mata uang Safe Haven.

Di sisi lain, muncul rumor mengenai kemungkinan perubahan suku bunga oleh bank sentral Swiss (Swiss National Bank/SNB). Menurut laporan Bloomberg terbaru, telah beredar desas-desus terkait upaya untuk mengakhiri kebijakan suku bunga negatif di kalangan pejabat SNB. Padahal, terakhir kali SNB menaikkan suku bunga pada tahun 2011, tindakan itu memicu siklus ekonomi tragis yang akhirnya berujung pada gejolak krisis.

Baca Juga:   NZD / USD Jatuh Dalam Perdagangan

Sebanyak 10 dari 24 ekonom yang disurvey kantor berita Bloomberg mengekspektasikan SNB akan mulai mengambil tindakan pekan ini, dengan menaikkan suku bunga repo sebesar 25 basis poin ke level -0.25 persen. Namun, mayoritas ekonom memperkirakan bahwa SNB takkan merubah kebijakan.

SNB telah mengakhiri program Quantitative Easing mereka pada akhir tahun lalu, tetapi masih mempertahankan suku bunga negatif dalam rangka menopang laju inflasi. Dengan laju inflasi Swiss saat ini mendekati target 2 persen, maka sebagian pejabat tingginya optimis untuk menaikkan suku bunga. Akan tetapi, sebagian yang lain merasa ragu karena kenaikan suku bunga bisa jadi akan diikuti oleh penguatan nilai tukar Franc Swiss.

Ekspor mengambil porsi penting dalam perekonomian Swiss. Dalam konteks ini, penguatan Franc Swiss tak disukai karena membuat harga barang ekspor mereka menjadi lebih mahal dan dapat menggerogoti daya saing produk Swiss di pasar internasional, khususnya apabila harus berebut pangsa dengan hasil ekspor negara-negara lain yang mampu memberikan harga lebih murah.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply