USD/CHF Terguling Pasca Pengumuman Kebijakan SNB

Bonus Welcome Deposit FBS

Pasangan mata uang USD/CHF merosot 0.15 persen ke kisaran 0.9920 pada pertengahan sesi Eropa, setelah bank sentral Swiss (Swiss National Bank/SNB) mengumumkan hasil rapat kebijakan moneternya yang terbaru. Di sisi lain, Franc Swiss cenderung statis versus Euro, dengan EUR/CHF masih beredar di kisaran 1.1290 sejak awal pekan ini.

USD/CHF Terguling Pasca Pengumuman Kebijakan SNB

Swiss National Bank mengumumkan tetap mempertahankan kebijakan moneter ultra longgar untuk tahun keempat beruntun, dengan alasan situasi nilai tukar yang rawan dan tidak memungkinkan untuk dilakukannya perubahan. SNB membiarkan kisaran target LIBOR (London Interbank Offered Rate) pada -1.25 hingga -0.25 persen, sesuai dengan ekspektasi ekonom yang disurvei oleh Reuters. Bank sentral juga membiarkan suku bunga acuan tetap pada level -0.75 persen, serta menegaskan siap untuk melakukan intervensi di pasar uang apabila diperlukan.

SNB telah menjalankan berbagai cara untuk mencegah apresiasi Franc Swiss, karena penguatan nilai tukar mata uangnya dinilai menghambat perekonomian Swiss yang berbasis ekspor. Namun, meski suku bunga telah ditekan pada teritori negatif, permintaan pasar atas Franc tetap tinggi dikarenakan fungsi lainnya sebagai aset Safe Haven di pasar finansial global.

Baca Juga:   Yen, Aussie Rebound Di Sesi Asia Atas Pesanan Mesin, Pandangan Konsumen

“Secara umum, Franc Swiss masih bernilai sangat tinggi dan situasi di pasar valas terus menerus rawan,” demikian disampaikan dalam pernyataan SNB. Dalam konteks ini, suku bunga negatif dan kesiapan SNB untuk melakukan intervensi dianggap penting untuk mengurangi daya tarik CHF dan mengurangi dorongan naik atasnya.

Di sisi lain, inflasi Swiss tetap sangat rendah, dan SNB memproyeksikannya akan terus berada di bawah 2 persen hingga tahun 2020. Untuk tahun 2018, SNB masih mengekspektasikan inflasi mencapai 0.9 persen, tetapi perkiraan untuk tahun 2019 dipangkas dari 0.8 persen menjadi 0.5 persen. Demikian pula proyeksi inflasi tahun 2020 dikurangi dari 1.2 persen menjadi 1.0 persen.

Lambannya inflasi berimbas pula pada kelesuan perekonomian. Pertumbuhan ekonomi Swiss diekspektasikan melambat hingga hanya mencatat pertumbuhan 1.5 persen tahun depan, turun dari estimasi 2.5 persen pada tahun 2018.

Penguatan Franc Swiss pasca rilis pengumuman ini menyiratkan teguhnya dorongan penguatan Franc Swiss, mengabaikan suku bunga dan kebijakan SNB lainnya. Kebutuhan akan aset Safe Haven terutama meningkat di benua Eropa saat ini, sehubungan dengan kusutnya rencana Brexit dan kesangsian pasar mengenai stabilitas ekonomi-politik Zona Euro yang bertetangga dengan Swiss.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply