USD/JPY Stabil Seusai Pengumuman Bank Sentral Jepang

Bonus Welcome Deposit FBS

Pasangan mata uang USD/JPY berkonsolidasi pada kisaran 111.745 pada pertengahan sesi Eropa hari Jumat ini (15/3), sementara pasangan EUR/JPY meningkat 0.17 persen pada kisaran 126.48. Pengumuman bank sentral Jepang (Bank of Japan/BoJ) yang mengekspresikan penurunan outlook ekonomi, telah membuka peluang pelemahan Yen Jepang lebih lanjut terhadap Dolar AS selama beberapa waktu ke depan.

USD/JPY Stabil Seusai Pengumuman Bank Sentral Jepang

Pasca rapat tadi pagi, BoJ memutuskan untuk tak merubah kebijakan moneternya, sesuai dengan ekspektasi pasar. Suku bunga jangka pendek tetap pada level -0.1 persen, sedangkan target yield obligasi pemerintah Jepang tetap 0 persen dengan program Quantitative Easing dipertahankan dalam jumlah masif. Selain itu, BoJ juga menyampaikan  bahwa Jepang tengah mengalami penurunan outlook ekonomi sebagai imbas dari berkurangnya permintaan dari luar negeri, khususnya China.

“Ekspor telah menunjukkan sejumlah pelemahan baru-baru ini,” demikian diungkapkan oleh BoJ, menyiratkan outlook yang lebih buruk dibandingkan sebelumnya. Pernyataan tersebut memunculkan kekhawatiran mengenai pertumbuhan ekonomi Jepang tahun ini.

Masayuki Kichikawa dari Sumitomo Mitsui Asset Management mengatakan kepada CNBC, “Penurunan tajam dalam ekspor dan produksi industri selayaknya menjadi sumber keprihatinan yang serius bagi BoJ. Saya kira mereka melakukan sejumlah eksperimen pemikiran mengenai apa saja yang dapat mereka lakukan.”

Baca Juga:   Harga Emas Naik, Dolar Flat

Lanjutnya lagi, “Untuk sekarang, Anda dapat berargumen bahwa pelemahan ekonomi saat ini hanya sementara, tetapi (situasi) ini telah menjadi panggilan yang makin dekat. (Kondisi ekonomi) tiga bulan ke depan merupakan (saat-saat yang) kritis.”

Sementara itu, David Cottle dari DailyFX mengungkapkan, “Grafik Daily USD/JPY menunjukkan pasangan ini benar-benar masih dalam uptrend yang telah mendominasi sebagian besar perdagangan tahun ini, seiring dengan terjaganya minat risiko karena investor terus meyakini bahwa kesepakatan dagang antara Washington dan Beijing pada akhirnya akan tercapai juga. Namun demikian, level JPY 112.00 tetap sulit untuk dicapai oleh bullish-nya Dolar AS dalam penutupan harian, meskipun nampaknya pasangan mata uang ini akan kembali mengujinya. (Padahal) level itu perlu diambil alih secara meyakinkan agar pasangan mata uang ini bisa meningkat ke level tertinggi (yang sebelumnya tercapai) pada pertengahan Desember 2018.”

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply