USD Reli Pasca Rilis Data PPI Agustus 2019

Bonus Welcome Deposit FBS

Indeks Dolar AS (DXY) reli sekitar 0.4 persen ke kisaran 98.70-an, setelah publikasi data inflasi produsen Amerika Serikat pada sesi New York (11/9). Kenaikan inflasi produsen berhasil mendorong penguatan pesat Greenback terhadap Euro di tengah antisipasi pasar menjelang rapat kebijakan bank sentral Eropa (ECB), serta mengokohkan posisinya versus Yen Jepang dan Poundsterling. Akan tetapi, kenaikan inflasi produsen AS tidak mengubah ekspektasi pasar mengenai prospek pemangkasan suku bunga bank sentral AS (Federal Reserve) dalam waktu dekat.

USD Reli Pasca Rilis Data PPI Agustus 2019

US Bureau of Labor Statistics (BLS) melaporkan bahwa indeks harga produsen (Producer Price Index/PPI) mengalami kenaikan 0.1 persen (Month-over-Month) pada bulan Agustus 2019, berkat lonjakan harga jasa yang sukses mengimbangi kejatuhan harga barang paling drastis dalam tujuh bulan terakhir. Pertumbuhan tersebut lebih rendah dibandingkan kenaikan 0.2 persen pada bulan Juli, tetapi sesuai dengan ekspektasi pasar.

Dalam basis tahunan, PPI tercatat meningkat dari 1.7 persen menjadi 1.8 persen. Prestasi tersebut lebih baik dibandingkan estimasi yang dipatok konsensus ekonom dalam survei Reuters.

Baca Juga:   Keuntungan Dolar Dimana Kenaikan Taruhan Untuk Tingkat Pasar Datang Lebih Cepat

Lebih baik lagi, PPI Inti yang mengecualikan harga produk-produk volatile seperti makanan dan energi, melonjak hingga 0.3 persen (Month-over-Month). Pertumbuhan itu jauh lebih tinggi ketimbang skor -0.1 persen yang tercatat pada bulan Juli, sekaligus melampaui estimasi yang hanya 0.2 persen. Dalam basis tahunan, PPI Inti menanjak dari 2.1 persen menjadi 2.3 persen.

Laporan PPI kali ini berhasil mendongkrak nilai tukar Dolar AS versus Euro karena ketegangan pasar menjelang rapat kebijakan ECB. Namun, implikasinya kemungkinan tidak akan bertahan dalam jangka panjang.

Federal Reserve biasanya menggunakan data indeks harga PCE sebagai referensi inflasi dalam pembuatan kebijakan moneter. Data indeks harga PCE terakhir menunjukkan pertumbuhan hanya 1.6 persen (Year-on-Year) per Juli 2019, jauh di bawah target inflasi tahunan 2 persen yang diinginkan oleh Fed.

Pelaku pasar masih memperkirakan bank sentral AS tersebut akan memangkas suku bunga lagi dalam rapat kebijakan yang akan digelar tanggal 17-18 September mendatang. Apalagi, perundingan dagang AS-China belum membuahkan hasil yang signifikan, sehingga ancaman dampak perang dagang masih membayangi perekonomian.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply