Yuan Anjlok Setelah CFO Huawei Ditahan Di Kanada

Bonus Welcome Deposit FBS

Pasangan mata uang USD/CNY melonjak sekitar 0.40 persen ke kisaran 6.8900 pada perdagangan hari Kamis ini (6/Desember), setelah salah satu pejabat teras perusahaan teknologi terbesar China dicekal di Kanada. Kurs USD/CNH yang diperdagangkan di luar China juga terjun bebas dengan besaran yang sama ke kisaran 6.9000.

Yuan Anjlok Setelah CFO Huawei Ditahan Di Kanada

Tadi pagi, People’s Bank of China (PBoC) mematok referensi nilai tukar pada 6.8599, lebih lemah dibandingkan 6.8476 yang ditentukan kemarin. Namun, kurs Yuan ternyata sempat terlonjak hingga melampaui ambang tersebut, lantaran berita menghebohkan dari luar negeri yang dikait-kaitkan oleh pasar dengan probabilitas goyahnya upaya “gencatan senjata” dalam perang dagang AS-China.

Pada hari Rabu, Departemen Kehakiman Kanada mengatakan bahwa Meng Wanzhou, CFO Huawei, ditahan di Vancouver atas tuduhan melanggar sanksi Amerika Serikat. Lebih dari itu, sejumlah media menyebutkan ia juga terancam diekstradisi ke Amerika Serikat.

Pihak Huawei mengatakan bahwa tuduhan yang dikenakan atas Meng belum jelas. “Perusahaan diberi sedikit sekali informasi tentang tuduhannya dan tak mengetahui kesalahan apapun yang dilakukan Meng,” ujar juru bicara perusahaan, “Perusahaan percaya bahwa sistem hukum AS dan Kanada pada akhirnya akan mencapai hasil yang adil. Huawei menaati semua regulasi dan undang-undang yang diterapkan dimanapun kami beroprasi, termasuk pengendalian ekspor dan hukum sanksi dan regulasi di PBB, Amerika Serikat, dan Uni Eropa.”

Baca Juga:   Kiwi Naik Terhadap Dolar Yang Lemah

Pada bulan April lalu, media Wall Street Journal sempat mengabarkan bahwa Huawei tengah diinvestigasi terkait dugaan pelanggaran sanksi atas Iran. Terlepas dari itu, Departemen Kehakiman AS masih menolak untuk berkomentar, sehingga berbagai rumor simpang siur beredar.

Bagi pemain pasar finansial, kabar ini memicu reaksi spontan karena ada kekhawatiran kalau itikad baik AS dalam “gencatan senjata” dengan China akhir pekan lalu ternyata berakhir lebih cepat. Padahal, awal pekan ini, harga aset-aset berisiko lebih tinggi sempat reli lantaran kelegaan yang muncul dari prospek rekonsiliasi AS-China.

Di sisi lain, indeks Dolar AS (DXY) nampak menanjak lebih tinggi sebesar 0.15 persen ke level 97.15, meski tanpa katalis yang signifikan. Pasar Amerika Serikat ditutup kemarin karena hari duka nasional sehubungan dengan meninggalnya Presiden George HW Bush, dan jadwal rilis data ekonomi penting baru akan dimulai lagi nanti malam.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply